Senin • 15 September 2014

MobilKomersial

Damri ; Hasil Penggabungan Dua Jawatan

Februari 09
20:12 2013
mobkom-image-Damri-Hasil-Penggabungan-Dua-Jawatan

Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia atau yang lebih kita kenal DAMRI

Keberadaan bus Damri tak lepas dari sejarah Indonesia di tahun 1945. Saat itu di bawah Kementerian Perhubungan RI, dua jawatan angkutan umum yakni Jawa Unyu Zigyosha khusus angkutan barang dan Zidosha Sokyoku untuk angkutan penumpang, berubah nama menjadi Djawatan Pengangkoetan dan Djawatan Angkutan Darat.

Kemudian pada 25 November 1946 kedua jawatan itu digabungkan berdasarkan Maklumat Menteri Perhubungan RI No.01/DAM/46, dan terbentuklah satu jawatan baru bernama Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia yang disingkat DAMRI. Tugas utamanya adalah menyelenggarakan serta menyediakan moda angkutan darat menggunakan armada bus, truk dan angkutan bermotor lainnya.

Pada 1961 terjadi peralihan status DAMRI menjadi Badan Pimpinan Umum Perusahaan Negara (BPUPN), berdasarkan PP No.233 Tahun 1961, yang di tahun 1965 dihapus dan DAMRI ditetapkan menjadi Perusahaan Negara (PN). Tahun 1982 DAMRI beralih status lagi menjadi Perusahaan Umum (Perum) hingga saat ini, berdasarkan PP No.30 Tahun 1984 dan PP No.31 Tahun 2002.

Tugas dan wewenang Perum DAMRI kini pun bertambah, yaitu menyelenggarakan jasa angkutan umum untuk penumpang dan atau barang di atas jalan dengan kendaraan bermotor. (AGL)

Sumber : DAMRI

Editor : Antonius Sulistyo

Share

Berita Terkait