Jumat • 25 Juli 2014

MobilKomersial

Gran Max pun Menjelma Jadi Kafe

Agustus 14
14:33 2013
Mobkom-Image-Grandmax pun Menjelma Jadi Kafe

Foto: Antonius Sulistyo

Mencari kendaraan niaga yang pas untuk berbisnis memang gampang-gampang susah. Pasalnya, perlu kesesuaian dan kebutuhan khusus agar usaha bisa berlangsung. Begitu pula di bisnis kafe berjalan. Daihatsu Gran Max dirasa paling cocok, lantaran desain bodinya memang dibikin lapang, sehingga daya angkutnya lebih besar.

Berawal dari Forte, sebuah perusahaan online trading (saham) yang masih satu grup dengan produsen salah satu produk kopi terkenal, untuk menciptakan kendaraan niaga berkonsep ‘mobile cafe’. Usulan ini disambut baik oleh PT Astra Daihatsu Motor (ADM), yang sebenarnya sudah mempunyai rencana untuk membangun mobil serupa menggunakan varian Gran Max andalannya itu.

Diungkapkan Mark Widjaja, styling designer ADM, ide yang diajukan Forte kebetulan pas dengan planning perusahaan di mana Ia bekerja saat ini. “Konsepnya memang buat utilitas, tidak hanya untuk kafe. Mungkin ke depannya bisa dijadikan ‘mobile car’ dengan format yang berbeda sesuai kebutuhan,” ungkap desainer Gran Max 1.500 cc ini.

Proyek modifikasi pun dilaksanakan, dengan menggunakan basis dari Gran Max pikap versi ekspor. Proses pembuatan bodi dikerjakan karoseri Roda Nada Karya, Bitung, Tangerang. Pada tahap ini dilakukan proses peninggian pada bodi belakangnya, termasuk merancang pintu ukuran lebar pada kedua sisi bodi mobil, serta merancang ‘backdoor’ yang sesuai dengan desain keseluruhan.

Pintu belakang menggunakan bahan serat fiber, yang dirancang model sandwitch untuk bagian luar dan dalamnya. “Dalamnya memang sengaja dibikin kopong, supaya ringan kalau dibuka. Untuk pintu samping kanan-kiri, dibikin dari bahan plastik supaya lebih elastis kalau dibuka-tutup,” jelas Mark.

Mobkom-Image-Grandmax pun Menjelma Jadi Kafe

Foto: Antonius Sulistyo

Urusan interior digarap oleh sebuah workshop di bilangan Kebon Jeruk. Rancang-bangun interior meliputi pembuatan meja, penempatan barang-barang yang diperlukan serta menambah sistem elektroniknya. Seluruh pengerjaan interior memakan waktu selama tiga minggu.

Pengerjaan interior itu bukan tanpa kendala. Misalnya saja, ruang gerak yang sangat minim. Selain itu, banyaknya perabotan yang perlu dipasang di dalam mobil, sehingga harus didesain sedemikian rupa agar seorang operator bisa melayani dengan leluasa dari dalam mobil. Untuk peralatan kafe, seluruhnya disuplai oleh Forte. Seperti cooler case display, water dispenser, coffee maker, warmer food display, mesin kasir, generator set, bangku dan sistem audio. (TON/ATN)

 

Editor: Anton Ryadie

Share

Berita Terkait