Jakarta, MobilKomersial.com - Surat Izin Mengemudi (SIM) kini sudah berganti menjadi SIM Pintar alias Smart SIM sejak September 2019 lalu.

Keunggulan SIM jenis baru ini adalah dapat menyimpan data forensik hingga menjadi uang elektronik. 

Cara membuat Smart SIM pun tidak jauh berbeda dari SIM biasa yang saat ini masih berlaku.

Bedanya hanya, pemohon tidak perlu mengantre lama karena alur pembuatan Smart SIM diklaim lebih cepat dari SIM model lama.

Baca juga : Peralihan Pengurusan SIM ke Kemenhub Sulit Direalisasikan

Sedangkan untuk tarif, masih tidak ada perubahan seperti pembuatan SIM terdahulu.

Biaya pembuatan SIM sendiri sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016.

Seperti diketahui, pada PP tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, biaya membuat SIM dibagi beberapa jenis.

Share :

Pertamina Terapkan Aturan Pembatasan Konsumsi Biosolar di Aceh

Konsumsi BBM subsidi jenis Biosolar setiap tahun menunjukkan peningkatan

Read More
Keringanan Kredit Kendaraan Mulai Berlaku Hari Ini, Benarkah Menguntungkan?

Keringanan kredit adalah salah satu dari beberapa program yang diandalkan pemerintah, saat kondisi masyarakat bawah tertekan akibat pandemi corona.

Read More
Daihatsu Pangkas Jam Kerja di Pabrik Antisipasi Covid-19

Karyawan pabrik bisa tetap tinggal di rumah secara bergantian. Walaupun mereka hanya bekerja 2 hari sekali, upah karyawan tetap dibayar penuh.

Read More