Jakarta, MobilKomersial.com - Mendekati masa libur akhir tahun, tentunya membuat Perusahaan Otobus (PO) mempersiapkan armadanya untuk perjalanan liburan nanti. Selain itu, penambahan armada juga dilakukan, selain memang untuk menambah jumlah armada, juga untuk menggantikan armada yang telah melewati masa pakai. 

Seperti yang dilakukan PO Antar Lintas Sumatra (ALS), yang telah mulai meremajakan armada-armada bus antarkota mereka tahun ini. Pasalnya, setelah merilis bus dari karoseri Adi Putro dan Tentrem di Malang, kini PO yang melayani rute antar pulau tersebut merilis unit terbarunya lagi.

Kali ini bus baru ALS menggunakan bodi Legacy SR-2 HD Prime S-Series dari karoseri Laksana. Bus tersebut dirilis dari karoseri yang berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah pada Rabu (18/11/2020) lalu.

Baca Juga : Raja Sumatera PO ALS Punya Bus Baru, Berbodi Avante H7

Bus tersebut menggunakan sasis Mercedes-Benz OH 1526 New Generation, dan langsung mendapat nomor pintu yakni 147. Bus tersebut merupakan peremajaan, karena ALS bernomor 147 sudah ada sebelumnya.

Nantinya, bus baru ini akan mengisi jalur antarkota antarprovinsi rute Medan di Sumatra Utara ke Ujung Gading di kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat. Kabarnya peremajaan dilakukan untuk melayani penumpang di musim libur akhir tahun.

Secara eksterior, bus ini memakai warna khas dari PO ALS yaitu hijau dengan livery perpaduan warna biru, silver dan oranye. 

Baca Juga : Info Tarif Bus ALS Jakarta – Lintas Sumatera

Beralih ke interior, bus ini direncanakan untuk melayani kelas ekonomi AC. Memiliki susunan kursi dua kiri dua kanan (2-2) tanpa leg rest dan foot rest. Berbeda dengan kebanyakan kelas ekonomi AC yang ada di pulau Jawa yang biasanya memakai susunan 3-2. Total kursi yang ada di kelas ekonomi AC ini sebanyak 48 unit. Kursinya sendiri unik, tetap mengandalkan material fabric berwarna dominan biru dengan motif hijau stabilo buatan Rimba Kencana.

Bus ini berkelas AC bisnis dengan seat berkonfigurasi 2-2 untuk 48 penumpang. Kabinnya tidak dilengkapi dengan toilet, leg rest dan foot rest juga absen di bus ini. Hal itu yang memungkinkan seat diatur lebih rapat dan memuat banyak penumpang.

Fasilitas yang ada di bus ini yaitu kursi dengan arm rest, ada dua televisi di depan dan tengah kabin serta colokan listrik yang ada di bagasi di atas kepala penumpang. 

Namun di kabinnya tidak tersedia toilet. Kemudian untuk bagasinya, karena masih menggunakan sasis ladder frame, bagasinya tembus namun ada pilar sasis yang menutupi. Sasis ladder frame memang masih dipercaya karena kekuatannya melibas jalanan Sumatera yang medannya berat.

Share :

Tanggapan Operator Bus Soal Kenaikan Tarif Tol

Sejumlah ruas tol di wilayah Jawa telah mengalami kenaikan tarif yang berlaku sejak Minggu, 17 Januari 2021.

Read More
Plesiran ke Yogyakarta Kini Bisa Naik Damri, Ini Rutenya

Damri bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan membuka layanan trayek angkutan antarmoda Kawasan Strategis Pariwisata Nasional.

Read More
Wow! Legacy SR2 Double Decker Dijadikan Bus Pribadi Perusahaan Rokok Sukun

Bus yang menggunakan sasis tronton Mercedes-Benz OH 2542 triple axle ini dicat dengan warna biru navy (dongker) dan terdapat tandatangan nama belakang dari pemilik pabrik rokok.

Read More