Toyota TS030, Aplikasi Toyota Hybrid

Mobkom-Image-Toyota TS030, Aplikasi Toyota Hybrid
Foto: Dedi Sofyan

Toyota pernah menggoreskan tinta sejarah sebagai merek Jepang pertama yang tampil di ajang ketahanan Le mans 24 Hours. Kenangan manis lintasan Le Mans terakhir dirasakan Toyota pada tahun 1999, yang kala itu bersama Toyota GT-One.

Kini, mobil balap yang dikembangkan di bawah naungan Le Mans Prototype (LMP1) ini kembali hadir dengan teknologi terkini, yaitu Toyota Hybrid System-Racing (THS-R) dan mencatatkan diri sebagai mobil balap hybrid pertama yang bertarung di ajang balap ketahanan paling akrab tersebut.

Toyota TS030 Hybrid hadir sebagai peserta utama di kelas LMP1 (Le Mans Prototype) berbekal perkawinan 2 sistem penggerak, mesin konvesional dan mesin listrik. Perkawinan dua sistem ini menjadi senjata Toyota TS030 Hybrid dalam persaingan lintasan jet darat tersebut. Toyota Hybrid System-Racing (THS-R) menggabungkan mesin konvesional 3.400cc berkonfigurasi v8 berdaya 530 HP, dengan motor listrik berdaya 300 HP. Sehingga secara total Toyota TS030 Hybrid memiliki 830 horsepower, hampir setara dengan kendaraan kelas formula.

Toyota mencoba menjawab tantangan akan kebutuhan sebuah kendaraan yang memiliki performa tinggi, daya tahan tinggi, dan efisiensi serta ramah lingkungan.

“Toyota TS030 Hybrid merupakan salah satu wujud semangat Toyota dalam rangka mewujudkan masa depan yang lebih baik. Racikan inovasi Toyota sebagai salah satu pelopor kendaraan hybrid selangkah lebih maju ke dalam hal-hal yang sebelumnya belum terbayangkan. Langkah ini tidak lepas dari dukungan media dan pelanggan yang senantiasa memberikan semangat untuk terus melakukan yang lebih baik. Kami menghadirkan replika Toyota TS030 Hybrid pada IIMS 2013 sebagai salah satu bentuk apresiasi kami kepada masyarakat,” ujar Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT. Toyota Astra Motor.

Motor listrik pada Toyota TS030 Hybrid memiliki cara kerja layaknya Kinetic Energy Recovery System (KERS). Teknologi ini merupakan ini memungkinkan motor listrik menyimpan tenaga hasil momentum pengereman yang ekmudian disimpan dalam sebuah kapasitor. Saat melakukan akselerasi, daya yang tersimpan kemudian digunakan sebagai tambahan daya dorong. Ketika melakukan pengereman, energi yang terbuang kemudian kembali mengisi kapasitor yang berada di dalam motor listrik. (DD)

Editor: Anton Ryadie

 

Tinggalkan Balasan