Ford Bayar Klaim Atas Buruknya Kinerja Pikap Super Duty

Mobkom-Image-Ford-Bayar-Klaim-Atas-Buruknya-Kinerja-Pikap-Super-Duty
Mobkom-Image-Ford-Bayar-Klaim-Atas-Buruknya-Kinerja-Pikap-Super-Duty
Foto :Autoevolution

Ford Motor Co akhirnya setuju untuk menyelesaikan gugatan class-action terhadap mereka, atas klaim penjualan mesin diesel yang cacat dalam pikap Super Duty 2003 – 2007 dan juga van E-series.

Mesin diesel V-8 6 liter yang menjadi permasalahan itu, diproduksi oleh mantan penyalur mesin diesel Ford, Navistar Internasional. Produk ini memiliki banyak gangguan dengan sistem bahan bakar, turbocharger, dan beberapa komponen-komponen penting lainnya.

Menurut nota penyelesaian itu, pembeli maupun penyewa dari kendaraan Ford buatan 2003-07, yang mengaplikasi mesin diesel Power Stroke 6, akan mendapat ganti rugi yang sesuai, tergantung kepada jumlah mil yang telah ditempuh kendaraan tersebut. Ganti rugi akan dibayarkan dalam sejumlah uang, setara dengan jumlah USD 150 ribu, yang secara total dimintakan 16 orang penggugat dalam gugatan class-action tersebut.

Akta damai ini telah mengakhiri puluhan dari gugatan class-action terhadap perusahaan tersebut, dan para pembeli dapat mengklaim antara USD 50- 825 dalam penggantian kerugian untuk perbaikan pasca-garansi kepada mesin dan komponen mesinnya.

Karena kejadian itu, dimana kualitas mesin yang buruk dan biaya reparasi yang tinggi membuat turunnya kepuasan konsumen, Ford dan Navistar akhirnya mengakhiri hubungan mereka. Padahal, Navistar telah membuat mesin Power Stroke untuk Ford seri F sejak tahun 1994. (MOS)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan