Continental Kembangkan Ban Berbahan Baku Dandelion

Mobkom-Image-Continental-Kembangkan-Ban-Berbahan-Baku-Dandelion
Mobkom-Image-Continental-Kembangkan-Ban-Berbahan-Baku-Dandelion
Foto: Thompon Reuters

Siapa sangka bunga ternyata dapat menjadi bahan baku pengganti karet sintetis bagi pembuatan ban. Baru-baru ini sebuah institut di Jerman sudah menemukan cara untuk memproduksi ban dari bunga dandelion.

Adalah divisi Molecular Biology dan Applied Ecology IME dari Fraunhofer Institute yang berkerjasama dengan pembuat ban ternama Continental, yang sedang mengembangkan proses produksi tersebut dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Proyek rekanan ini menyatukan dua kekuatan, antara ahli biologi molekul dari IME dan departemen penelitian di Continental, dalam sebuah fasilitas percobaan di Münster dimana mereka mampu untuk memproduksi karet natural dalam ukuran ton. Di sisi lain, mereka juga mengolah beberapa hektar dari sebuah varietas dandelion yang diketahui kaya akan kandungan karet.

“Melalui metode pengolahan tanah yang paling modern ini dan optimisasi sistem teknologi, kita telah berhasil dalam pembuatan karet natural kelas atas dari dandelion. Sekarang waktunya yang tepat untuk memindahkan teknologi ini dari skala percobaan ke industrial. Kita telah menemukan partner yang ahli di Continental, dimana kita sekarang ingin menciptakan ban yang siap untuk diproduksi,” beber Rainer Fischer, kepala institut IME.

Nikolai Setzer, managing director Continental, turut berkomentar. Menurutnya, mereka berinvestasi dalam proyek perkembangan dan produksi material yang menjanjikan itu karena yakin dengan cara tersebut bisa lebih lanjut meningkatkan produksi ban dalam jangka waktu yang panjang.

Ujicoba ban prototipe pertama yang dibuat dari campuran karet dandelion akan dilakukan dalam beberapa tahun mendatang di jalanan umum. Produk natural dari dandelion ini akan memiliki kualitas yang sama seperti karet konvensional yang dihasilkan dari pohon karet. Karet jenis ini bisa dipanen lebih ekonomis, lebih gampang diolah, dan ditumbuhkan di Jerman sebagai sebuah bahan baku, daripada harus mengimpor dari negara-negara subtropis pada produksi ban umumnya.

Varian dandelion ini malahan bisa tumbuh dengan mudah pada tanah yang tidak diperuntukan untuk tanaman agrikultural. Untuk ke depannya, para peneliti akan mengembangkan varietas baru dengan proporsi kandungan dan bio massa karet yang lebih banyak. (MOS)

Editor: Anton Ryadie

 

Tinggalkan Balasan