Mengintip Tren Dunia Otomotif Global 2014

Mobkom-Image-Mengintip-Tren-Dunia-Otomotif-Global-2014
Mobkom-Image-Mengintip-Tren-Dunia-Otomotif-Global-2014
Foto: Digital Trends

Industri otomotif terus menggeliat. Berbagai inovasi dan perkembangan terjadi. Lantas, bagaimana tren dunia otomotif secara global di tahun 2014? Para analis memprediksi ada inovasi dan perkembangan yang mengejutkan, baik dalam arti positif maupun negatif.

Jepang, sebagai negara kuat di industri otomotif, di tahun 2014 dan tahun-tahun mendatang dianggap akan ketinggalan jaman. Meski pada tahun 2012, enam dari sepuluh kendaraan terlaris di Amerika Utara berasal dari Negeri Sakura, perkembangannya hingga kini kurang begitu menggembirakan. Beruntung, pabrikan seperti Subaru dan Mitsubishi masih memiliki inovasi yang membuat nama Jepang masih dipandang.

Korea jelas menunjukkan perkembangan yang lebih agresif. Tahun lalu, Hyundai dan Kia berhasil memukul pasar otomotif dengan masuk sebagai lima besar produsen mobil terbesar dunia. Laba yang dihasilkan Hyundai terbilang fantastis; tujuh miliar dolar AS.

Padahal, trik yang dibangun Korea bisa dibilang meniru Jepang; menghabiskan beberapa dekade untuk membangun kepercayaan publik, lalu perlahan-lahan mulai membangun kualitas di atas kuantitas. Hyundai kini bahkan berani memposisikan diri untuk ‘head to head’ dengan Lexus dalam beberapa tahun ke depan.

Di sisi teknologi, selama beberapa tahun terakhir Google telah bereksperimen dengan mobil yang dapat mengemudi sendiri.  Perlahan-lahan, hal itu akan terwujud menjadi kenyataan. Jangan heran, nantinya ada kendaraan yang  dapat mengatur dirinya di areal parkir. Teknologi seperti Sonar, Lidar dan kamera bukan lagi menjadi barang baru di dunia otomotif.

Bicara teknologi, juga tak lepas dari kiprah Tesla. Mereka adalah pengecualian di pasar otomotif. Kendaraan listrik dianggap banyak orang sebagai masa depan industri otomotif, dan mereka telah merintisnya jauh-jauh hari. (ATN)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan