Strategi Bisnis, Honda Tekankan Penggunaan Bahasa Inggris

Mobkom-Image-Strategi-Bisnis,-Honda-Tekankan-Penggunaan-Bahasa-Inggris
Mobkom-Image-Strategi-Bisnis,-Honda-Tekankan-Penggunaan-Bahasa-Inggris
Foto: The Guardian

Perusahaan Jepang dikenal sangat tradisional dalam mengelola usaha. Begitu pula dengan perusahaan otomotifnya. Satu dekade lalu, amat jarang ditemui para eksekutif asing yang bekerja di perusahaan-perusahaan Jepang. Namun, proses globalisasi telah membuat mereka lebih terbuka untuk bakat-bakat dari luar negeri.

Honda Motor Company telah mengambil pendekatan tersebut satu langkah lebih jauh. Mereka memilih bahasa Inggris sebagai bahasa resmi pada pertemuan global. Langkah ini tampaknya logis, mengingat bahwa hampir setengah dari pasar penjualan perusahaan tersebut berasal dari Amerika Utara.

Adalah seorang Takanobu Ito, CEO Honda, yang membuat perubahan awal tahun ini. Ia memberitahu seluruh karyawan secara global mulai April lalu. John Mendel, seorang warga Amerika, dipromosikan menjadi komite manajemen Honda Amerika Utara pada tahun 2012, sebagai bagian dari strategi Ito untuk melokalisasi keputusan bisnis .

Mendel lalu memerintahkan semua diskusi tentang operasi global akan dilakukan dalam bahasa Inggris. Menurut Mendel, adopsi bahasa Inggris untuk pertemuan perusahaan global merupakan perubahan kecil, tapi cukup signifikan. “Itu merupakan bagian dari serangkaian hal-hal yang sedang disiapkan, untuk memberikan konteks yang berbeda bagi bisnis kami,” papar Mendel.

Sejatinya, Honda bukanlah produsen  mobil Jepang pertama yang beralih ke bahasa Inggris untuk pertemuan global . Carlos Ghosn, CEO Nissan dan Renault, menerapkan kebijakan serupa di Nissan lebih dari 10 tahun yang lalu. (ATN)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan