Pagani, Perakit Mobil yang Inspirasional

Mobkom-Image-Pagani,-Perakit-Mobil-yang-Inspirasional
Mobkom-Image-Pagani,-Perakit-Mobil-yang-Inspirasional
Foto: XCar

Mobil Pagani memang menakjubkan.  Namun, orang di belakang karya otomotif itu lebih mengesankan. Dialah Horacio Pagani, pria yang memiliki hasrat tinggi pada mobil dan desain industri.

Pagani adalah anak seorang tukang roti di Italia. Ia memulai sendiri perusahaan yang memperoduksi supercar, yang digadang-gadang mampu menyaingi Ferrari dan Lamborghini. Cintanya pada dunia otomotif telah dibuktikan sejak belia. Dia berhasil membangun sepeda motor pertamanya di usia 15. Pada saat membangun mobil Formula 2, ia baru menginjak usia 20 dan bahkan belum pernah melihat balapan F2.

Pada sebuah kesempatan, Pagani bertemu dengan idolanya, Juan Manuel Fangio, dan memulai persahabatan seumur hidup. Bahkan, mobil prototipe pertamanya disebut Fangio. Melihat potensi yang dimiliki  Pagani, Fangio berkata padanya; “Anda harus bekerja pada mobil.”

Dengan surat rekomendasi dari sang sopir legendaris, Pagani berangkat ke Italia dan mendaratkan karier di Lamborghini. Di sana, ia memelopori penggunaan komposit. Namun ketika Perang Teluk pecah dan Chrysler (yang dimiliki Lamborghini pada saat itu) menahan laju produksi, Pagani memutuskan untuk hengkang.

Visi Pagani amat inspiratif. Ia memandang kendaraan sebagai persimpangan ilmu pengetahuan dan seni, mirip dengan apa yang dirintis oleh Leonardo da Vinci. Pagani menyebut perakitan mobil semacam ” intelektualisme manual” dan ia memohon generasi muda untuk meletakkan video game dan ponsel,  dan mulai bekerja dengan tangan mereka sendiri. (ATN)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan