R8 E-tron Dapat Lampu Hijau dari Audi

Mobkom-IR8-E-tron-Dapat-Lampu-Hijau-dari-Audimage-
Mobkom-Image-R8-E-tron-Dapat-Lampu-Hijau-dari-Audi
Foto: Motor Authority

Sebuah berita terbaru mengindikasikan Audi bakal merilis sebuah mobil sport elektrik. Ini berarti model R8 e-tron adalah sebuah kandidat yang paling cocok untuk hal tersebut. Setelah menghabiskan waktu setengah tahun menjadi sebuah model yang terabaikan, kini saatnya R8 e-tron mendapat sorotan dan lampu hijau untuk produksi.

Pertama kali dikenalkan Audi pada Frankfurt Motor Show 2010, mobil ini sudah dijadikan kandidat produksi massal. Tetapi keputusan dari sang kepala pengembangan Wolfgang Dürheimer membuat mobil ini harus terbengkalai selama setahun. Pertimbangan yang diambil adalah Audi seharusnya menghabiskan uangnya untuk pengembangan sebuah plug-in hybrid dan bukan untuk sebuah kendaraan listrik murni.

Ini merupakan alasan yang dinilai tepat, mengingat kapasitas baterai saat itu hanya menyajikan jarak tempuh yang sangat pendek. Sekarang perubahan pun datang seiring dengan berkembangnya teknologi lithium-ion. Para insinyur di Audi telah mampu meningkatkan jarak R8 e-tron dari 200 menjadi 400 km. Dan ini membuat para petinggi Audi dapat menyuntikan nyawa baru ke dalam besutan ini.

Seperti dilansir Leftlane News, dikabarkan R8 e-tron akan memasuki produksi pada pertengahan 2014. Dengan mengusung penampilan luar yang nyaris identik dengan R8 berbahan bakar gas, beberapa bagian khusus dibuat untuk e-tron.

Salah satunya adalah penggunaan fiber karbon untuk membantu penyeimbangkan berat yang sudah diusung dari baterai. Penggerak elektriknya sendiri diklaim sanggup memberikan 375 tenaga kuda ke ban depan. Hasil sprint yang didapat adalah 4.5 detik untuk 100km.

Audi sendiri belum berkomentar mengenai rumor tersebut. Tetapi tidak perlu terkejut jika melihat mobil ini tampak pada Paris Motor Show, September mendatang. Menjadi pesaing yang cocok untuk BMW i8 plug-in hybrid, mobil ini bisa dikategorikan sebagai jajaran Audi berikutnya. Dengan harga yang lebih mahal dari R8 reguler tentunya. (MOS)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan