Supercar Eksklusif, Investasi nan Menguntungkan

Mobkom-Image-Supercar-Eksklusif,-Investasi-nan-Menguntungkan
Mobkom-Image-Supercar-Eksklusif,-Investasi-nan-Menguntungkan
Foto: Istimewa

Bagi kebanyakan orang, membeli mobil adalah sebuah investasi yang buruk. Dalam beberapa tahun harga bisa turun dengan drastis, dengan perawatan yang juga tidak murah. Tapi tidak demikian bila yang dimiliki adalah supercar eksklusif.

Salah satunya adalah Enzo. Varian ini lahir dengan membawa nama prestisius sang pendiri yaitu Enzo Ferrari. Dibuat pada tahun 2002 dengan membawa semua teknologi terbaru dari Formula One, menjadikan supercar ini eksklusivitas di jamannya. Dan sepuluh tahun berselang pamornya masih tetap sama, bahkan lebih mahal. Memulai hidupnya dengan bandrol 650 dolar AS  di saat itu, dibuat eksklusif dan ludes dalam waktu yang tidak lama.

Jika sekarang melongok harga sebuah Enzo di situs dunia maya atau pun di pelelangan, mungkin kita hanya bisa berdecak kagum melihatnya. Jangan salah, untuk memperoleh sebuah Ferrari Enzo setidaknya kita harus merogoh kocek minimal dua juta dollar. Sebuah angka yang fantastis dengan kenaikan sekitar tiga kali lipat. Dan ini tentunya menjadi sebuah investasi yang menguntungkan, mengingat juga jumlah 400 unit yang terbatas dari mobil fantastis ini.

Sekarang hal itu tampaknya akan terulang lagi pada LaFerrari. Digadang-gadang sebagai penerus dari Enzo, LaFerrari tampil secara eksklusif dengan fitur-fitur spesialnya. Semua itu sudah termasuk sebagai mobil tercepat yang Ferrari pernah buat sampai sekarang. Hanya dibuat sebanyak 499 unit di seluruh dunia, sekarang mobil ini juga telah ludes terjual.

Marco Mattiaci, Presiden dan CEO Ferrari Amerika Utara, berkomentar mengenai prospek LaFerrari. Seperti yang dilansir Car Buzz dia mengharapkan jika LaFerrari akan mengikuti jalan yang sama dengan Enzo. “Mobil ini tidak hanya akan menjadi tolok ukur industri otomotif melainkan jalannya mobil ini akan mengikuti jejak yang sama dengan mobil Ferrari antik tersebut,” paparnya. “Sebuah mobil yang unik, Ferrari bermesin hybrid pertama,” tutupnya. (MOS)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan