Terminal Manggarai Lebih Tertib dan Terintegrasi dengan Transjakarta?

mobkom-image-terminal-manggarai-lebih-tertib-dan-terintegrasi-dengan-transjakarta

mobkom-image-terminal-manggarai-lebih-tertib-dan-terintegrasi-dengan-transjakartaTerminal Manggarai, Jakarta Selatan, mulai diujicoba Senin, (3/3) dan sudah terintegrasi dengan halte Transjakarta. Selain itu, di terminal yang dibangun dengan gaya kolonial tersebut juga akan dibuat jembatan penyebrangan orang (JPO) menuju stasiun kereta Manggarai.

Kepala Terminal Manggarai, Mohamad Hodir seperti dilansir Viva menyatakan, uji coba ini dilakukan pihaknya untuk melatih para sopir Kopaja, Metro Mini, dan Mikrolet agar terbiasa menggunakan empat jalur yang disediakan. Selama ini baru Terminal Blok M saja yang sudah menggunakan empat jalur.

“Hari ini baru uji coba. Tujuannya supaya membiasakan para sopir menggunakan jalur ini. Kemudian melatih para calon penumpang cara naik dan turun dari bus angkutan umum di jalur. Jadi selain untuk melatih bisa semacam simulasi,” jelasnya.

Selain itu, uji coba ini juga merupakan bentuk sosialisasi kepada para penumpang dan para penyeberang jalan supaya tidak melintas sembarangan.

“Dan salah satu keunggulan Stasiun Manggarai adalah eskalator penghubung dari terowongan Manggarai, terminal dan langsung terintegrasi dengan halte bus TransJakarta,” tambahnya.

Stasiun Manggarai terdiri dari empat lantai. Lantai satu merupakan aula, kemudian lantai dua food court dan musala. Di lantai tiga tersedia ATM centre dan mini market. Dan di lantai empat ada ruang pemantauan.

“Tetapi semuanya belum dijalankan karena belum ada serah terima dari pihak kontraktor kepada pihak kami (Dishub DKI),” ucapnya.

Dan dari informasi yang berhasil dihimpun, hingga kini ada delapan rute angkutan umum yang melintas di Terminal Manggarai, yaitu Metro Mini P62 jurusan Manggarai-Pasar Minggu, Metro Mini P 49 Pulogadung-Manggarai, Metro Mini P 17 rute Manggarai-Senen, Metro Mini P 61 rute Manggarai-Kampung Melayu, Kopaja 66 rute Manggarai-Blok M, Mikrolet M 23 rute Manggarai-Setia Budi.

“Kemudian nanti ada lagi, Kopaja 620 rute Manggarai-Blok M, tapi itu rutenya beda, angkutan itu tidak lewat Kuningan. Tapi belum dimasukkan ke sini,” paparnya.

Berkoordinasi dengan KAI

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, M Akbar, seperti dikutip dari RMOL mengatakan, di terminal modern Manggarai ke depannya juga akan dibangun juga jembatan penghubung yang menuju bagian belakang stasiun Manggarai.

“Namun terlebih dahulu harus dibicarakan dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Dan ini sekarang kami terus berkoordinasi dengan PT KAI untuk pembangunan jembatan penghubung dari terminal ke stasiun itu,” tandasnya. (EDO)

Editor : Edwardson

Tinggalkan Balasan