Ninja 250cc Modern Berwajah Klasik

image-mobkom-Ninja-250cc-Modern-Berwajah-Klasik
image-mobkom-Ninja-250cc-Modern-Berwajah-Klasik
Foto: Dedi Sofyan

Modifikasi menjadi denyut nadi para pemilik bengkel tersohor yang memiliki montir-montir kreatif kelas wahid. Mereka punya kemampuan mumpuni menyulap tunggangan Anda terlihat manis dan sangar. Hal ini telihat dari salah satu karya-nya memodifikasi tampilan Kawasaki Ninja 250cc tahun 2010 yang disulap menjadi wajah GL 100. Sehingga dengan penampilannya ini dapat membuat setiap mata kagum dengan model lawas yang satu ini.

Di tangan Doni Donny Permana Lenggono, owner Bengkel Hantu Laut, motor Ninja sporty mewah tampak klasik dan manis, dalam balutan warna merah dipadu  hitam dengan les emas pada tengki yang dicomot dari GL 100. Garapan anyarnya ini tidak mengubah komposisi mesin atau tambahan berarti pada komponen utama bawaan Ninja, seperti mesin, rem dan bagian utama Ninja. Hanya sasisnya yang mendapat sentuhan tangan dinginnya.

“Sasisnya (Ninja) yang dipotong sebagian, bahasa kerennya stock costum agar pas dengan dudukan rangkanya,” jelasnya saat ditemui mobilkomersial.com di Bengkel Hantu Laut, Jalan Radio Dalam, Selasa (24/6).

image-mobkom-Ninja-250cc-Modern-Berwajah-Klasik
Foto: Dedi Sofyan

Motor anyar yang disebutnya Kapareser Ninja ini menggunakan custom yang membuatnya tampak klasik. Tempat duduknya didesain tipis datar kebelakang memberikan ruang luas bagi penunggangnya. Sementara kaki Kapareser dicomot dari Yamaha R1, yang menyempurnakan kolaborasi  klasik GL dengan Yamaha R1 yang modern, membuat penggila modifikasi akan memuji tampilannya. Belum lagi komposisi ban depan, belakang ukuran ring 17 berdiameter 180 60 semakin menyeimbangkan tubuhnya. Belum lagi Velg kuning emas yang mempercantik kaki kapareser ini. Pada bagian lampu motor, Doni menggunakan lampu after market berbentuk mangkok bulat yang pas dengan suasana klasik besutannya. Dia tidak lupa menyisipkan produk lokal pada tubuh indah Kaparesernya.

“Kita cinta produk dalam negeri. Karena itu saya pake knalpot after market produk asli Purbolinggo,” tukasnya tersenyum. (LCO)

Tinggalkan Balasan