Mesin Ingenium, Aksi Mandiri Jaguar Land Rover

image-MobKom-Jaguar Land Rover, Akan Gunakan Sistem Mesin Baru
image-MobKom-mesin-ingenium
Foto : Autoevolution

Inggris, MobilKomersial.com – Sudah enam tahun Tata mengakusisi Jaguar Land Rover (JLR) dari Ford Motor Company. Tetapi mobil Inggris ini masih memiliki banyak hubungan dengan pemilik sebelumnya. Itulah kenapa kini JLR mengumumkan semua mesin baru yang terdiri dari mesin bensin dan diesel yang disebut Ingenium.

Meski terdengar seperti nama yang ada di tabel periodik elemen daripada sesuatu yang berada di bawah mobil, Ingenium akan menggantikan semua mesin empat-silinder yang bersumber dari Ford yang saat ini. Termasuk mesin 2.2-liter diesel (Duratorq) serta mesin bensin turbo 2.0-liter (EcoBoost) yang ditemukan pada semua varian Amerika Serikat seperti Range Rover Evoque, Land Rover LR2 dan Jaguar XF.

Seperti dilansir autoevolution, Pihak JLR mengatakan bahwa mesin Ingenium akan menawarkan kinerja yang lebih baik dengan mengurangi emisi CO2 . Hal ini akan dicapai dengan desain modern yang meliputi injeksi lansung pada sentral bahan bakar bertekanan tinggi, variable valve timing dan teknologi start-stop.

Bobot mesin ini juga tergolong ringan,tidak kurang dari 79.6 kg. Ingenium pertama akan menjadi mesin diesel AJ200D, yang diklaim dapat mengurangi friksi sebesar 17 persen dibandingkan dengan diesel 2.2-liter.

“Pelanggan di seluruh dunia semakin menuntut mesin kendaraan yang bersih di jalan, namun yang lebih efisien dan mempertahankan atau bahkan meningkatkan kinerja dari sebuah kendaraan segala medan dengan performa tinggi. Mesin Ingenium JLR dapat memenuhinya dan membawanya ke tingkatan baru,” kata direktur teknik Jaguar Land Rover Group, Dr Wolfgang Ziebart.

Sampai saat ini, masih belum ada informasi terkait jenis varian yang diterapkan maupun sisi ekonomis bahan bakar dari mesin Ingenium. Namun produksinya akan dimulai awal tahun depan di pusat produksi mesin JLR yang baru di dekat Wolverhampton, Inggris.

Pabrik ini merupakan pabrik pertama yang pernah dibangun JLR dari komponen bawah sampai level akhir untuk produksi mobilnya. Membantu pula menciptakan sekitar 1.400 pekerjaan baru untuk kapasitas produksi.

Mesin ini nantinya akan dapat memisahkan JLR dari Ford secara langsung. Tapi Land Rover masih terus menggunakan platform EUCD Ford di LR2 dan Evoque, sebagai mana yang dipakai pada produk Ford Eropa seperti sebagian produk menengah mobil Volvo, crossover dan wagon. (LCO)

Editor: Amos Anugrah

Tinggalkan Balasan