Mazda RX-8 Akan Bermesin Wankel Turbocharged

image-MobKom-Mazda RX-8 Akan Bermesin Wankel Turbo
image-MobKom-Mazda RX-8 Akan Bermesin Wankel Turbo
Foto : autoevolution

Tokyo, MobilKomersial.com – Beberapa waktu lalu beredar kabar  bila Mazda RX-8 dihentikan. Namun berkembang juga rumor tentang mesin Wankel yang akan segera diproduksi untuk RX-8. Dirumorkan bila pendatang baru ini akan diproduksi di Australia, yang selalu menjadi pasar terbesar impor mobil Jepang tersebut.

Penerus mesin rotary bertenaga besar dalam RX-7 dan RX-8 kemungkinan tetap akan hadir, diperkirakan pada Mei 2017 mendatang. Menandai pula peringatan 50 tahun varian Mazda legendaris, Cosmo Sport 110S 1976. Penggemar balap jalanan mungkin akan tertarik dan gembira bila mengetahui mobil Wankel baru akan dilengkapi turbocharged, yang menghasilkan kecepatan maksimal mencapai 455 dk.

Seperti dilansir autoevolution,  tujuan penciptaan mobil ini adalah menempatkan perspektif bahwa Mazda berbeda dengan brand mobil lain. Pabrikan Mazda pernah memiliki mobil dengan tenaga sebesar itu dan memiliki sejarah panjang dengan teknologinya sendiri.

Mobil ini nantinya  dilengkapi juga dengan teknologi SkyActiv, yang membuatnya menjadi mobil sport yang sangat baik dari sisi teknologi, namun juga dapat menjadi mobil yang bersih dan ringan. Terlihat dengan perkembangan mobil saat ini dimana sebagian besar produsen akan membangun kendaraan Hibrida dengan memangkas beratnya.

Sisi negatifnya adalah biaya yang tinggi karena pengembangannya tentu tidak murah. Karena itu tidak mengherankan bila nantinya RX-7 akan sebanding dengan harga basis Porsche 911, dengan kecepatan maksimal 455 hp, setara dengan BMW M3/M4.

Pihak Mazda sampai saat ini masih mengumpulkan informasi untuk pengembangan mobil ini. Rencananya akan membangun RX-8 dengan perkiraan waktu tiga tahun. Waktu ini tentunya sangat panjang karena  Mazda ingin mengembalikan mesin rotary benar-benar hidup pada tubuhnya.

Dengan paduan mesin Rotary dan Wankel dalam tubuh RX-8, tentunya akan membuatnya jauh lebih cepat. Tetapi rentang extendernya yang kecil membuatnya sangat ringan pada versi EV pada generasi Mazda berikut. (LCO)

Editor: Amos Anugrah

Tinggalkan Balasan