Industri Otomotif Indonesia Harus Siap Hadapi MEA

image-mobkom-otomotif-indonesia-harus-siap-hadapi-mea
image-mobkom-otomotif-indonesia-harus-siap-hadapi-mea
Foto : Istimewa

Jakarta, MobilKomersial.com – Persaingan pasar terbuka ASEAN atau Free Trade Area yang akan berlangsung tahun depan tentu membutuhkan persiapan tenaga kerja yang berkualitas. Dibutuhkan kemampuan bersaing yang tinggi sehingga berkompetisi di pasar tenaga kerja ASEAN.

Tidak terkecuali industri otomotif. Dibutuhkan tenaga teknis yang kompeten untuk pasar tenaga kerja otomotif, lengkap dengan teknologinya yang tinggi.

Indonesia merupakan pasar potensial bagi dunia otomotif dan hal ini bisa menjadi keuntungan untuk menunjukan kualitas tenaga kerja Indonesia di bidang otomotif pada dunia internasional.

Menanggapi hal tersebut, Budi Darmadi, Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi, Kementerian Perindustrian, mengatakan perlunya pelaku industri otomotif Indonesia mempersiapkan diri menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mendatang, agar bisa bersaing di pasar global.

“Kita perlu membangun sumber daya manusia kita, tenaga kerja kita didukung oleh alih teknologi dari industri otomotif yang dibawah masuk ke Indonesia untuk menciptakan kualitas tenaga kerja menghadapi pasar terbuka ASEAN,” kata Budi Darmadi di Indonesia International Automotive Conference (IIAC), beberapa waktu yang lalu.

Selain itu, Budi Darmadi juga meminta seluruh stakeholder otomotif yang ada di Indonesia agar saling bahu-membahu menciptakan suasana yang baik bagi industri otomotif. Pasalnya, rangkaian lingkaran di industri ini sanggup menyerap sekitar 1,3 juta tenaga kerja mulai dari industri manufaktur sampai bengkel.

“Industri otomotif sangat penting dalam perekonomian nasional karena mampu menyerap lebih dari 1,3 juta tenaga kerja, dan ini harus kita jaga dengan lebih membina kualitas tenaga kerja ke depan,” tutur Budi. (LCO)

Editor: Amos Anugrah

Tinggalkan Balasan