Kemenhub akan Alihkan Anggaran Subsidi BBM untuk Remajakan Angkutan Umum

image-mobkom-Kemenhub akan Alihkan Anggran Subsidi BBM untuk Remajakan Angkutan Umum
Foto : Istimewa

Jakarta, MobilKomersial.com – Kementrian Perhubungan menjanjikan akan menggunakan dana pengalihan subsidi bunga bank BBM untuk peremajaan transportasi massal berbasis jalan raya untuk memberikan kenyamanan transportasi pada masyarakat.

Menurut Sugihardjo, Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan anggaran subsidi bunga bank BBM akan dialihkan untuk peremajaan armada angkutan umum yang berusia lebih dari 10 tahun atau angkutan yang tidak layak jalan.

Sugihardjo juga menjelaskan Umur ekonomi kendaraan yang digunakan dalam perhitungan biaya operasional kendaraan rata-rata lima hingga tujuh tahun, dan seharusnya setelah jatu tempo perlu diremajakan.

Kemenhub optimis Jika program subsidi tersebut berjalan dengan mulus maka pihaknya menargetkan 25% angkutan kota atau angkutan pedesaan serta 10% bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) dan Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) bisa diremajakan.

Berdasarkan data Kemenhub, saat ini ada sekitar 22.473 armada AKAP, 263.097 AKDP, kemudian 213.326 unit angkutan kota serta 110.716 unit angkutan pendesaan. Terkait besaran dana subsidi yang akan digelontorkan untuk bunga bank tersebut sejauh ini, pihaknya belum bisa mempublikasikan karena masih dalam proses penghitungan.

Tingginya kredit bank untuk pembelian kendaraan bermotor bagi angkutan umum yakni sekitar 16% – 25%, jauh lebih tinggi dari bunga kredit pembelian kendaraan bermotor pribadi yang berkisar 8 %– 10 %, sehingga menyulitkan pengusa meremajakan angkutan umum.

Tinggalkan Balasan