Organda Sepakat Kenaikan Tarif 10 Persen

image-mobkom-Polda akan Kandangkan Angkot Tak Berizin
image-mobkom-Organda Sepakat Kenaikan Tarif 10 Persen
Foto : Istimewa

Jakarta, MobilKomersial.com – DPP Organisasi Angkutan Darat atau Organda menyepakati kenaikan tarif sebesar 10% bagi angkutan kelas ekonomi Antarkota Antarprovinsi yang diatur oleh pemerintah namun mereka tetap menginginkan angkutan umum diberi subsidi BBM.

Menurut Eka, kenaikan tarif 10% tersebut merupakan acuan dari Kemenhub khusus untuk angkutan kelas ekonomi Antarkota Antarprovinsi (AKAP). Sedangkan untuk angkutan Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) tarif kelas ekonomi ditentukan oleh kepala daerah setempat.

Meski hanya naik sebesar 10%, pelaku usaha bisa menaikkan tarif hingga 30% sesuai dengan tarif batas atas yang diatur dalam Peraturan Mentri (PM) Perhubungan No. 82/2002.

“Ini yang kami minta Kemenhub meluruskan kalau kenaikan 10% itu hanya untuk AKAP kelas ekonomi. Di lapangan ada kerancuan bahwa 10% itu harga mati untuk semua jenis layanan,” ujar Eka usai melakukan pertemuan dengan pihak Kemenhub beberapa waktu lalu.

Eka juga meminta pada Kemenhub agar kelas non ekonomi atau eksekutif, tarif layanan mengikuti harga pasar, sesuai jumlah permintaan dan ketersediaan armada, serta disesuaikan dengan masa puncak arus penumpang.

Eka menambahkan, Kemenhub perlu menginformasikan persoalan tarif tersebut kepada masyarakat luas, karena para pengusaha tidak ingin terjadi konflik antara pengguna jasa dengan para operator di lapangan.

Tinggalkan Balasan