Air Emisi Toyota Mirai Aman untuk Diminum, Tapi Sangat Tak Disarankan

Toyota Luncurkan Kendaraan Fuel Cell Pertamanya
Toyota Luncurkan Kendaraan Fuel Cell Pertamanya
FOTO: Toyota

Jakarta, MobilKomersial.com – Dengan  teknologi yang luar biasa, Toyota Mirai dapat mengeluarkan emisi berupa air. Namun, dari manakah asal air itu? Apakah aman untuk dipakai?

Menurut penanggungjawab fuel cell stack power generator Toyota Mirai, Seiji Mizuno air yang dihasilkan dari pembuangan emisi tersebut aman untuk diminum. Hal tersebut bahkan sudah diteliti oleh tim Toyota yang bekerjasama dengan badan kesehatan.

“Kami menguji dampak kesehatan dari meminum air ini di lab khusus. Hasilnya, dibandingkan meminum susu, air hasil samping Mirai lebih sedikit impuritasnya,” jelas Seiji.

Walau sudah diuji tingkat kesehatan dan kadarnya, namun Toyota tidak merekomendasikan air itu untuk diminum. Karena air yang diciptakan Mirai itu dibuat dari reaksi oksigen yang dihirup dari udara di sekitar lokasi mobil dengan gas hydrogen dari tangki mobil.

Jadi, air produksi Mirai sangat tergantung lokasi dimana anda mengendarai mobil itu. Untuk di beberapa negara yang mempunyai tingkat polusi yang tinggi, seperti Indonesia, akan sangat berbahaya air terebut.

Dari pengujian yang dilakukan oleh Toyota, terungkap bahwa proses di fuel stack tidak mensucihamakan air. Selain itu, air yang dihasilkan sedikit asam dengan pH antara 5 hingga 6. Artinya air tersebut tak lebih asam dibandingkan air hujan ataupun bir.

Tinggalkan Balasan