Kenali Sebelum Membeli Ban Dalam Baru

Foto: istimewa
Foto: istimewa

Jakarta, MobilKomersial.com – Pecah ban, atau ban dalam terkena paku merupakan kejadian paling menyebalkan bagi anda pengendara sepeda motor. Terlebih, dengan sobek yang cukup besar, anda diharuskan mengganti ban dalam dengan yang baru.

Jika anda dihadapkan dengan situasi seperti ini, jangan sampai salah dalam memilih ban dalam baru. Bisa-bisa, dengan ban dalam kualitas jelek, ban akan kembali sobek, dan anda dipastikan kembali mendorong motor anda untuk mencari tambal ban terdekat.

Perlu anda ketahui, terdapat dua jenis ban dalam. Pertama ialah NR (Natural Rubber) dan yang kedua ialah Butyl.

Untuk ban dalam Butyl dibuat dari bahan polimer. Bahan ini mempunyai kelebihan dapat menyimpan angin lebih lama. Butyl mengalami kehilangan angin sebanyak empat persen selama 12 hari, sedangkan NR kehilangan lebih dari 14 persen dalam 12 hari pemakaiannya.

Selain itu ban dalam Butyl memiliki bahan 20 persen lebih ringan dibanding NR, dan otomatis membuat sepeda motor jadi lebih ringan dan tentunya irit bahan bakar.

Karena berbahan dasar natural rubber, penerimaan tekanan angin ban dalam NR jadi kurang merata, dan membuat ban lebih kaku. Kita bisa melihat jika ada bagian ban NR yang lebih tipis permukaannya, maka angin yang tersebar tidak merata. Dan yang paling berbahaya, jika kena paku bisa langsung meledak.

Berbeda dengan ban Butyl, bila terkena paku, angin akan keluar secara perlahan, dan tidak berpotensi langsung meledak, karena pembagian angin di bahan Butyl merata.

Lalu, bagaimana caranya membedakan ban Butyl dengan NR?

Komers cukup melihat sisi ban tersebut. Ban Butyl mempunyai standart internasional berwarna biru, selain warna biru, hampir dapat dipastikan ban tersebut berjenis NR.

Tinggalkan Balasan