Sekilas Perjalanan Yamaha Mio di Indonesia

Foto: istimewa
Foto: istimewa

Jakarta, MobilKomersial.com – Baru-baru ini, Yamaha resmi meluncurkan model Mio terbaru, New Mio M3 125. Ini meruakan model ketiga dari pionir motor matik di Indonesia ini.

Dalam perjalanannya, Mio menjadi primadona di awal peluncurannya pada tahun 2003. Mio generasi pertama ini disebut M1. Model dengan menggunakan karburator ini pada awalnya ditujukan kepada wanita sebagai pangsa pasarnya.

Yamaha kala itu menampilkan motor matik agar kaum hawa juga dapat menggunakan sepeda motor, tentunya dengan kepraktisannya tanpa menggunakan transmisi, agar wanita Indonesia tetap mandiri dan tak tergantung kepada orang lain.

Namun ada implementasinya di lapangan, di luar dugaan Yamaha Mio edisi perdana tak hanya memikat hati wanita, namun pria juga sangat tertarik dengan motor matik pertama di Indonesia ini. Setelah itu, motor matik menjadi tren baru di Nusantara.

Melihat tanggapan masyarakat yang sangat menggelora, Yamaha lalu meluncurkan Mio generasi keduanya. Kali ini dengan mengusung teknologi injeksi YMJet-FI (Yamaha Jet-Fuel Injection). Dengan tampilan desain yang lebih berwarna, M2 menyasar kalangan muda sebagai target market besarnya.

Sampai akhirnya di penghujung tahun 2014, Yamaha akhirnya kembali mengeluarkan generasi Mio selanjutnya, yaitu M3. Kembali menyasar kaula muda, M3 datang dengan desain lebih aerodinamis dan berwarna.

“M3 ini sangat kental dengan karakter anak muda. Mereka menemukan motor yang sangat bersahabat karena memahami karakternya, bisa tampil gaya namun tetap irit, dan dengan desain sporty dengan warna-warna ceria gaya anak muda,” terang GM Marketing PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YMII), Mohammad Masykur.

Hingga saat ini terhitung sudah 8 juta unit motor Mio seluruh modelnya terjual, dari awal peluncurannya di 2003 hingga bulan November 2014.

Tinggalkan Balasan