Ternyata Ada Waktu Terbaik untuk Isi Bensin Kendaraan

image-mobkom-APM : Pengaruh Kenaikan BBM Hanya Sementara
image-mobkom-APM : Pengaruh Kenaikan BBM Hanya Sementara
Foto : Istimewa

Jakarta, MobilKomersial.com – Bagi sebagian besar orang, mengisi bahan bakar kendaraan bisa dilakukan kapan pun, atau setiap waktu dan setiap saat. Tetapi tahukah Anda jika ada waktu tertentu yang dikategorikan sebagai waktu terbaik untuk mengisi bahan bakar kendaraan.

Menurut keterangan yang di dapat dari situs resmi Toyota Indonesia, waktu terbaik untuk mengisi bahan bakar kendaraan adalah pagi buta atau lewat tengah malam, tepatnya pukul 02.30, karena pada saat itu tidak ada lagi panas yang tersimpan di dalam tanah. Pada waktu pagi buta tersebut, kondisi bahan bakar lebih bersih dibanding pada waktu-waktu lainnya. Kondisi bahan bakar juga dapat mempengaruhi kondisi mesin.

Dengan kualitas bahan bakar yang bersih, mesin kita akan lebih awet daripada jika kita menggunakan bahan bakar yang kotor. Maka sebaiknya, hindari membeli bahan bakar pada waktu matahari sedang terik-teriknya karena pada saat tersebut suhu bumi meningkat. Akibat panas dari matahari, terjadi aliran konveksi pada deposit bahan bakar di dalam tangki penyimpanannya.

Masih ingat kan, tentang konduksi, konveksi, dan radiasi panas di pelajaran IPA semasa sekolah dulu? Ya, konveksi di sini adalah perpindahan panas melalui zat cair, dalam hal ini zat cairnya bensin atau solar. Bisa Anda bayangkan perpindahan panas ini seperti air mendidih dalam panci.

Jika dalam air itu terdapat zat padat atau suatu endapan, maka endapan-endapan itu akan melayang-layang dan berputar-putar mengikuti perputaran panas dalam panci. Dalam bensin juga terdapat endapan-endapan seperti itu. Jika kita membelinya pada siang hari, kotoran-kotoran yang mengendap itu kemungkinan besar akan ikut tersedot mesin pengisi BBM.

Dalam Arti endapan-endapan ini dapat mengotori karburasi kendaraan kita. Jadi sebaiknya hindari juga membeli bahan bakar saat SPBU sedang melakukan pengisian deposit. Hal yang sama juga terjadi saat pengisian deposit bahan bakar di SPBU.

Hal ini seperti ketika kita menuangkan air teh ke dalam gelas yang telah berisi. Ampas teh yang tadinya diam di bawah akan naik melayang-layang. Jika saat itu kita membeli bensin, maka endapan-endapan dalam tangki penyimpanan juga akan tersedot mesin pengisi BBM.

Selain alasan tadi, ada untungnya juga jika kita membeli bahan bakar saat suhu rendah karena pada suhu dingin, tingkat densitas bahan bakar akan lebih tinggi. Densitas adalah kerapatan atau kepadatan suatu zat. Jika kita membeli bahan bakar pada siang hari, bahan bakar dalam kondisi memuai akibat panas, artinya kerapatan atau densitasnya rendah.

Sedangkan dengan membelinya pada suhu dingin, kita mendapat volume yang lebih besar dibanding jika kita membelinya pada waktu suhu panas karena bahan bakar yang kita beli akan memuai pada suhu panas.

 

Tinggalkan Balasan