Bagi Konsumen, Mitsubishi dan Daihatsu Jadi Merk Paling Memuaskan

image-mobkom-Mitsubishi Optimis Pasar Mobil akan Membaik

Booth Daihatsu di POMA 2014Jakarta, MobilKomersial.com – J.D. Power kembali merilis hasil studi mereka mengenai Sales Satisfaction Index (tingkat kepuasan penjualan) di Indonesia. Indonesia SSI Study 2015 adalah sebuah studi berdasarkan respon dari 2.454 pemilik kendaraan baru yang membeli kendaraan mereka di antara September 2014 dan Juni 2015.

Hasil studi ini menyimpulkan, Mitsubishi dan Daihatsu bersama-sama menempati posisi tertinggi di antara merek mobil lainnya dalam kepuasan pelanggan dengan pengalaman pembelian dan pengiriman kendaraan baru. Dalam riset ini, masing-masing brand mendapatkan nilai 780.

Kinerja Mitsubishi secara khusus dinilai baik di semua faktor, kecuali waktu pengiriman ke customer. Sementara, Daihatsu memiliki kinerja baik di inisiasi penjualan dan waktu pengiriman. Di riset ini, Datsun menempati posisi ketiga dengan nilai 773.

Riset terbaru J.D. Power ini meneliti perilaku konsumen saat ingin membeli kendaraan memilih dealer berdasarkan reputasi atau kedekatan pribadi dengan dealer. Menurut J.D. Power, ada enam faktor yang mempengaruhi kepuasan pemilik kendaraan baru dengan pengalaman pembelian mereka. Yakni, waktu pengiriman; proses pengiriman; tenaga pemasaran; inisiasi penjualan; fasilitas dealer; dan transaksi.

“Kepuasan diukur dalam skala 1.000 dengan nilai yang lebih tinggi menandakan kepuasan yang lebih baik. Rata-rata kepuasan penjualan keseluruhan adalah 771 poin di tahun 2015,” ungkap Kaustav Roy, Director di J.D. Power, Singapura.

Karena adanya desain ulang studi ini, maka nilai indeks 2015 tidak bisa dibandingkan dengan 2014. Di antara pelanggan yang memilih dealer berdasarkan reputasinya atau kedekatan pribadi dengan dealer tersebut, kepuasan dengan pengalaman pembelian mereka mencapai 10 poin lebih tinggi dari yang memilih dealer berdasarkan promosi penjualan dan ketersediaan model.

image-mobkom-Mitsubishi Optimis Pasar Mobil akan Membaik
Foto : Istimewa

Persentasi yang mendapatkan potongan harga telah meningkat 85 persen di tahun 2015 dari 70 persen di 2014. Selain itu, 9 dari 10 pelanggan mengindikasikan penerimaan bonus, seperti aksesori gratis dan perpanjangan gratis untuk garansi, ketika menyelesaikan proses akhir penjualan.

“Karena kepuasan tidak didorong hanya oleh harga, para pabrikan harus berfokus dalam membangun hubungan jangka panjang yang kuat dengan pelanggan mereka,” kata Kaustav Roy.

Menurutnya, hal tersebut bisa dicapai dengan memenuhi atau melampaui harapan mereka di semua titik pengalaman pelanggan dalam proses-proses pembelian dan pengiriman kendaraan. Riset ini juga mendapati temuan bahwa pelanggan di Indonesia mengharapkan tenaga pemasaran mereka untuk mengirimkan kendaraan yang dibeli ke kediaman mereka.

Menurut studi ini, 56 persen pelanggan mengindikasikan kendaraan mereka dikirimkan oleh tenaga pemasaran. Ketika ini terjadi, kepuasan meningkat signifikan ke 780 poin, dibandingkan dengan 758 ketika kendaraan dikirimkan oleh orang lain dari dealer.

 

 

Penulis: M. Arif

Tinggalkan Balasan