Bus Volvo Siap Mengaspal Lagi di Jalanan Jakarta

MobKom-Image-Volvo-Alternatif-Pilihan-Bus-Transjakarta-1
MobKom-Image-Volvo-Alternatif-Pilihan-Bus-Transjakarta-1
Foto: istimewa/ilustrasi

Jakarta, MobilKomersial.com – Setelah vakum lebih dari satu setengah dekade, bus kota Volvo siap kembali mengaspal di jalanan ibu kota Jakarta sebagai armada bus kota. Bedanya, jika dulu bus kota Volvo beroperasi sebagai bus kota reguler dan dioperasikan oleh PPD, kali ini bus dari pabrikan Swedia ini akan mengaspal sebagai armada bus Transjakarta.

Ihwal rencana masuknya bus Volvo sebagai armada Transjakarta terbaru ini diketahui dari situs e-catalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Pada update terbaru situs LKPP yang kami buka pada Rabu (23/12/2015) diketahui, bus Volvo akan dipasok oleh PT Steady Safe Tbk., yang selama ini dikenal sebagai salah satu perusahaan operator Transjakarta. Dengan nomor registrasi 73161600-JOB-000056342, PT Steady Safe menawarkan bus Volvo bermesin diesel untuk armada Transjakarta dalam format maxi bus (bus berukuran besar). Untuk pengadaan armada ini, Steady Safe mengajukan penawaran harga Rp 22.291 per kilometer jarak tempuh.

Selain bus Volvo, bus dari pabrikan Jerman, MAN juga siap mengaspal sebagai armada Transjakarta. Pengadaan armada terbaru Transjakarta bermesin MAN diajukan oleh operator PT Mayasari Bakti dalam wujud maxi bus. Mayasari mengajukan penawaran harga lebih tinggi daripada yang diajukan Steady Safe Tbk., yakni Rp 23.279 per kilometer jarak tempuh.

Penawaran ini teregistrasi dengan nomor 73161600-JOB-000056340 di e-catalog LKPP dan diunggah pada 15 Desember 2015.

Mayasari Bakti juga mengajkan penawaran pengadaan bus Transjakarta bermesin Scania dalam wujud maxi bus dengan harga penawaran Rp 24.523 per kilometer jarak tempuh. Penawaran ini diajukan Mayasari Bakti dengan nomor registrasi 73161600-JOB-000056344.

Operator lainnya, PT Pancaran Darat Transport juga menawarkan pengadaan armada busway Transjakarta bermesin MAN di e-catalog LKPP. Namun dengan harga penawaran yang lebih mahal dari armada bus Transjakarta MAN yang diajukan Steady Safe, yakni Rp 23.450 per kilometer jarak tempuh. Penawaran ini teregistrasi di e-catalog dengan nomor 73161600-JOB-000056338.

Direktur PT Transjakarta ANS Kosasih mengatakan, selama ini pihaknya membayar para operator dengan dasar rupiah per kilometer jarak tempuh bus. Namun, angka rupiahnya didasarkan pada kondisi dan jenis bus serta komponen upah yang dibayarkan oleh operator kepada para pengemudinya. Dengan demikian, jumlah yang dibayarkan PT Trans Jakarta kepada setiap operator berbeda-beda.

Tinggalkan Balasan