Mercedes-Benz OC 500 RF 2542 Makin Diminati Pengusaha Bus Indonesia

Mercedes-Benz OC 500 RF 2542Jakarta, MobilKomersial.com – Sejak pertama kali diperkenalkan ke pasar Indonesia pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014, bus triple axle pertama di Indonesia produksi Mercedes-Benz OC 500 RF 2542 makin mendapat tempat di benak pengusaha bus di Indonesia. Sejumlah operator bus sudah membeli dan mengoperasikan bus yang menyasar segmen premium ini, baik untuk angkutan bus malam antarkota antarprovinsi maupun bus pariwisata.

Terbaru, operator yang membeli bus ini adalah PO Harapan Indah, Banda Aceh. baru saja menyelesaikan pesanan dua unit bus ini, dan awal pekan ini baru saja selesai digarap di Karoseri Adi Putro, Malang, dan dikirim ke Aceh setelah mampir terlebih dulu di PT Citrakarya Pranata (CKP), diler bus Mercedes-Benz di Bandung.

Sebelumnya, sejumlah operator bus di Banda Aceh seperti PO Kurnia dan PO Putra Pelangi, dan PO Pandawa 87 (Pasuruan) telah lebih dulu mengoperasikan bus ini.`

Mercedes-Benz OC 500 RF 2524 merupakan bus triple axle delapan roda. Axle paling belakang hanya menggunakan dua roda untuk membantu mendistribusikan beban badan bus saat mengangkut penumpang. Maklum saja, panjang bus ini mencapai 13 meter. 1 sampai 1,5 meter lebih panjang dari bus konvensional. Kompartemen mesinnya ditempatkan di belakang sebagai bus rear engine dengan kaki-kaki yang dibuat sangat nyaman karena menggunakan built-in air suspension.

Mesinnya OM457LA bertenaga sangat besar. Mesin berkapasitas 11.967 cc ini mampu menghasilkan tenaga maksimum 310 kW atau 420 horse power pada 2000 rpm dan torsi maksimum 1900 Nm pada 1100 rpm, dengan gross vehicle weight (GVW) 25 ton. Di pemasarannya di banyak negara, bus ini dirancang sebagai bus mewah oleh Mercedes-Benz. Bodi dua unit bus PO Harapan Indah ini dikaroseri menjadi bus semi highdecker (SHD) oleh Karoseri Adi Putro, Malang.

Kabin dalam bus PO Harapan Indah ini diberi sekat full kaca model geser dengan menggunakan tombol elektronis yang ditempatkan di dekat pengemudi. Dengan demikian, aktivitas penumpang di dalam kabin tak terganggu oleh aktivitas pengemudi dan kru bus saat bus berjalan.

Sementara, seating-nya dirancang sebagai bus eksekutif dengan bangku berkonfigurasi 2-2 di baris kiri dan baris kanan, dengan jumlah 8 baris di sisi kiri dan 9 baris di sisi kanan, plus toilet, dan smoking room yang bisa mengakomodir 2 penumpang.

Heinrich Schroom, Direktur Divisi After Sales Mercedes-Benz Indonesia dalam perbincangan dengan MobilKomersial.com di workshop Mercedes-Benz Ciputat, Selasa (1/12/2015) menyatakan, pihaknya memberikan support penuh untuk layanan after sales seluruh kendaraan komersial Mercedes-Benz yang dipasarkan di Indonesia, termasuk produk bus.

Dukungan itu diberikan antara lain dengan staf mekanik terlatih yang selalu mendapatkan update tentang teknologi kendaraan Mercedes-Benz terbaru yang dipasarkan di Indonesia serta suku cadang asli Mercedes-Benz.

“Mercedes-Benz Indonesia memiliki tim yang berdedikasi tinggi, bersertifikat, dan teknisi profesional untuk memastikan pengelolaan seluruh kendaraan Mercedes-Benz, sehingga tidak mengkhawatirkan para customer kami,” pungkas Heinrich Schromm.

 

 

Penulis: M. Arif

Tinggalkan Balasan