Kendala Sepeda Motor di Musim Hujan

merawat-sepeda-motor-di-musim-hujan

Foto: istimewa

Jakarta, MobilKomersial.com – Musim penghujan nampaknya selalu menjadi “musuh” bagi seluruh pengendara sepeda motor. Selain sulit melanjutkan perjalanan karena derasnya hujan, banjir yang selalu datang saat musim hujan juga dapat membuat sepeda motor kesayangan anda rusak.

Rain coat atau jas hujan menjadi benda terpenting bagi bikers di musim penghujan yang sedang melanda Indonesia. Jika kita tak menyiapkannya, otomatis kita harus berteduh dari air hujan, kecuali jika anda tak mempermasalahkan kondisi pakaian serta badan yang basah kuyup.

Musim hujan juga identik dengan cuaca yang sangat dingin, hembusan angin serta rintikan air dapat membuat anda para pengendara sepeda motor terkena penyakit. Tak jarang, banyak orang yang lansung sakit ketika terkena hujan atau angin di musim hujan ini.

Selain hal di atas, kondisi kesehatan motor anda juga tak kalah penting. air hujan yang turun dapat membuat motor anda dingin dan sulit dinyalakan. Terlebih jika anda memaksakan tunggangan anda untuk mengarungi banjir.

Bagi anda para pengendara sepeda motor jenis apapun, sangat disarankan untuk tak memaksakan untuk melewati genangan air yang tinggi. Tentu saja mesin anda bisa rusak jika sepeda motor dipaksakan melintas jalan yang banjir.

Jika memang tak ada jalan lain, setidaknya anda harus memperhatikan hal berikut ini untuk melintasi jalan yang tergenang.

Untuk pengendara sepeda motor jenis skutik, usahakan jangan sampai genangan air merendam CVT, atau patokan yang lebih mudah genangan air tak boleh lebih dari setengah ban motor anda. Jika air merendam CVT, terdapat dua kemungkinan, mesin akan mati, atau mesin tetap menyala tetapi roda belakang tak mau berputar.

Hal tersebut dikarenakan tali kipas yang berada di CVT basah. tali kipas yang berbahan karet tidak dapat berputar karena mengalami slip terkena air, sehingga tidak ada daya untuk menggerakan roda. Namun jika mesin anda sudah mati, dapat dipastikan air genangan yang anda lewati sudah masuk ke bagian mesin.

Jika mesin masih menyala tetapi roda tak mau berputar, setelah melewati genangan cobalah untuk menggas motor anda untuk memanaskan tali kipas yang tadinya basah hingga kering. Akan tetapi jika mesin mati, bawalah motor anda ke bengkel terdekat untuk mengecek kondisi kendaraan. Namun yang pasti anda sangat diharuskan untuk mengganti oli, karena oli yang sudah tercampur air dapat merusak mesin.

Berkendaralah dengan bijak, jangan memaksakan diri untuk melewati genangan, serta berhati-hatilah dalam berkendara terlebih di musim hujan ini. Kondisi jalan yang licin akan sangat berpotensi kecelakaan.

Tinggalkan Balasan