Bus Tua Di Pangkalpinang Menjadi Bus City Tour

Bus Tua Di Pangkalpinang Menjadi Bus City Tour

MobilKomersial.com – Bus Tua Di Pangkalpinang Menjadi Bus City Tour. Kota Pangkalpinang mengembangkan pola baru mengelola pariwisata dan sejarah. Bersama PT. Timah pemerintah kota itu mengoperasikan bus tua sebagai bus city tour yang mengantarkan wisatawan berkeliling kota menikmati lokasi-lokasi bersejarah.

Travel Market di Pangkalpinang

“Awalnya kami mengadakan travel market di Pangkalpinang, dari situlah kami memulai untuk menggiatkan pariwisata di Pangkalpinang,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang, Akhmad Elvian di sela-sela Pameran Indonesia Classic N Unique Bus 2017, di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

Elvian mengungkapkan, potensi wisata sejarah di kota Pangkalpinang cukup menarik untuk wisatawan. Menurut dia, beberapa peninggalan sejarah di kota itu cukup variatif. Ada peninggalan sejarah saat masa pemerintahan Inggris, Belanda, budaya Tionghoa yang masuk sejak 1700-an dan budaya melayu. Dia mengungkapkan, ada 41 titik sejarah yang menarik untuk dijual sebagai obyek wisata.

Bak gayung bersambut, rencana Pemerintah Kota Pangkalpinang bertemu dengan program pemberdayaan masyarakat PT. Timah (Persero) Tbk. Sekretaris Museum Timah Indonesia, Hikmat Slamet, mengungkapkan tahun 2016 lalu, Direktur Utama PT. Timah (Persero), Tbk M. Riza Pahlevi, memiliki ide menghidupkan kembali bus kayu di Bangka.

“Pak Dirut dalam satu kunjungan ke Pulau Kondur di Riau sangat terkesan dengan kendaraan kayu, begitu beliau tahu di Bangka ada bus kayu beliau sangat antusias,” kata Hikmat.

Menurut Hikmat mereka kemudian meluncurkan bus kayu itu Januari lalu sebagai bus wisata keliling kota Pangkalpinang. Dari 41 titik lokasi bersejarah yang ada, PT. Timah (persero), Tbk baru melayani 15 titik. Waktu tempuh keliling kota Pangkalpinang sekitar 45 menit. Beberapa titik yang dikunjungi diantaranya, rumah Kapiten Lay Nam Sen, Rumah Residen Belanda, Gereja Maranatha, kawasan pemukiman Belanda dan Masjid Jami’.

Bus yang beroperasi Sabtu-Minggu ini bisa mengangkut 25 orang sekali perjalanan, dalam satu hari ada dua perjalanan. Jika dihitung sebulan, kata Hikmat, ada delapan perjalanan. Namun di luar itu, ada juga perjalanan keliling kota untuk wisatawan dalam dan luar negeri.

“Alhamdulillah selama tiga bulan beroperasi bus kami sudah mengangkut sedikitnya 2 ribu penumpang,” katanya.

Hikmat mengungkapkan, dalam operasionalnya, PT. Timah (Persero), Tbk bekerja sama dengan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kota Pangkalpinang. Staf Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga bersama Himpunan Pramuwisata Pangkalpinang terlibat sebagai pemandu dalam setiap perjalanan. Menurut Hikmat, perusahaannya mendorong pemberdayaan masyarakat Bangka yang kini tengah menggenjot sektor wisata sebagai sumber pendapatan daerah baru.

Hits: 91