Di Kota Ini Ngetik SMS Sambil Berjalan Bisa Dipenjara

Di Kota Ini Ngetik SMS Sambil Berjalan Bisa Dipenjara

New Jersey, MobilKomersial.com – Saat ini makin banyak orang yang lebih “cinta” terhadap telepon genggamnya ketimbang dirinya sendiri. Bahkan banyak orang yang berlalu lalang di jalan yang menundukan kepalanya sembari sibuk memainkan telepon genggam.

Di kota New Jersey, Amerika Serikat, Pengguna telepon genggam yang mengetik pesan singkat sambil berjalan bakal dinyatakan sebagai perbuataan melawan hukum oleh otoritas setempat.

Saat ini aturan tersebut tengah digodok oleh pemerintah setempat melalui sebuah rancangan undang-undang (RUU). Larangan ini dilatarbelakangi karena makin meningkatnya jumlah korban tewas akibat penggunaan telepon genggam sambil berjalan.

Anggota parlemen setempat, Pamela Lampitt, percaya bahwa berjalan sambil mengetik SMS sudah seharusnya dilarang.  Penggunaan perangkat komunikasi elektronik di jalan umum hanya dibolehkan bagi mereka yang menggunakan hands-free.

Lampitt menyarankan, pelanggar harus didenda hingga 50 dollar AS atau setara Rp 650.000 atau dipenjara selama 15 hari, atau kedua-duanya sekaligus dikenakan kepada yang bersangkutan. Aturan yang sama telah berlaku bagi pelintas yang menyeberangi jalan tidak pada tempatnya di AS.

Lampitt mengatakan,  potensi kecelakaan akibat penggunaan telepon untuk SMS atau menelpon sambi berjalan kaki, sama besarnya yang dilakukan pengendara yang mengetik sms sambil menjankan kendaraanny. Tindakan mereka tidak hanya berbahaya bagi dirinya tapi juga orang lain.

Jika itu menjadi ilegal di Amerika Serikat, orang mungkin berpendapat itu hanya masalah waktu sebelum tempat-tempat lain mulai mengikuti.

Tinggalkan Balasan