Tips Menguras Radiator yang Benar

Mobkom-Image-Tips-Menguras-Radiator-yang-Benar

Seringkali, pengetahuan yang kurang tentang komponen radiator membawa kekeliruan pada perawatannya. Celakanya, kekeliruan tersebut dapat menimbulkan kerusakan pada komponen ini. Lalu, bagaimana cara menguras radiator yang benar?

Seringkali terdapat banyak sekali salah kaprah dalam menguras radiator. Orang kerap berfikir dalam menguras radiator hanya perlu membuka tutup bawah dan membiarkan air mengalir keluar. Padahal, perlakuan tersebut tergolong tidak efektif dan optimal. Selain hanya akan membuang-buang cairan pembersih, hal tersebut akan mengakibatkan lumpur tetap mengendap di dalam mesin.

Mobkom-Image-Tips-Menguras-Radiator-yang-Benar
Foto: Dakotak

Sebelum pengurasan dilakukan ada baiknya jika kita menggunakan cairan radiator cleaner untuk hasil yang lebih optimal. Untuk pengaplikasiannya bisa dilakukan sebelum pengurasan dimulai. Caranya adalah masukan cairan cleaner ke dalam radiator sebagai ganti air dan biarkan dia berada di dalam selama 25 menit. Dalam kondisi tersebut pastikan jika mesin tetap dalam keadaan hidup. Ketika sudah selesai maka pengurasan bisa dilakukan. Berikut ini cara-cara yang benar dalam menguras radiator;

  1. Biarkan mesin tetap dalam keadaan menyala.
  2. Lepas selang bagian atas yang menghubungkan radiator dengan mesin.
  3. Biarkan selang tersebutterlepas dari mesin, sehingga nantinya air bersama lumpur-lumpur akan dapat keluar dari sana.
  4. Masukan air ledeng untuk pengurasan secara bertahap. Jika menggunakan cleaner pastikan pada air ledeng tersebut dapat menggantikan semua cairan cleaner yang ada di dalam radiator dan mesin.
  5. Air ledeng tersebut nantinya akan masuk dan mengalir melalui saluran radiator, bersirkulasi memasuki mesin hingga sampai ke gearbox.
  6. Dari gearbox akan disalurkan lagi ke mesin dan akan keluar bersama lumpur-lumpur  yang sudah mengendap di mesin melalui selang yang sudah disiapkan dalam langkah nomer 2.
  7. Jika sudah selesai dan air ledeng  terlihat bersih, sambungan semua selang seperti semua. Jangan lupa untuk memasukan air radiator sebagai gantinya.
  8. Untuk hasil akhir, buka nipple agar udara yang terjebak dalam saluran bisa dikeluarkan.

Untuk perawatan radiator, disarankan dilakukan pengurasan setiap 20 ribu km. Dengan perlakuan ini, dipastikan saluran radiator dan mesinnya akan bersih dari kerak. Untuk baiknya air yang ada radiator mengandung PH=7. Air dengan PH seperti itu bisa ditemui pada air suling/destile water. Hal tersebut baik dilakukan untuk meminimalisir timbulnya lumpur ataupun karat setelah radiator sudah bersih.

Tinggalkan Balasan