Karl Slym, Sang Managing Director yang Hidupnya Berakhir Tragis

mobkom-image-Karl-Slym-Sang-MD-yang-Hidupnya-Berakhir-Tragis
mobkom-image-Karl Slym-Sang-MD-yang-Hidupnya-Berakhir-Tragis
Foto: Telegraph

Akhir hayat sang MD yang berujung dengan tragis. Pernyataan tersebutlah yang dirasa tepat untuk menggambarkan peristiwa kematian dari seorang Karl Slym, sang managing director (MD) Tata Motors.

Pasalnya, pada Minggu (26/1) berbagai media ramai mengabarkan seputar peristiwa kematiannya, setelah terjun bebas dari sebuah hotel di Bangkok.

Berbagai spekulasi miring pun mewarnai kematiannya tersebut. Hal itu mungkin disebabkan lantaran perjalanan karirnya yang tengah berkilau.

Dalam karirnya di bidang industri otomotif, pria kelahiran Derby, 42 tahun silam ini terbilang bak roket yang seakan terus meluncur ke posisi atas.

Pria asal Inggris ini sendiri memulai karir di Toyota U.K setelah lulus pada tahun 1984 dari England’s Derby University. Setelah itu dirinya pindah ke General Motors pada tahun 1995.

Di perusahaan barunya tersebut, lulusan Stanford University pada pendidikan pertamanya ini cukup lama menjalankan karirnya. Mulai dari dipercayakan mengisi berbagai macam posisi di sepanjang Eropa, hingga tidak lama berselang, dia pindah ke AS dan Kanada untuk menjadi kepala kualitas, lalu berpindah ke India menjadi kepala atas negara.

Sebelum berlabuh ke Tata Motors, Slym adalah Executive Vice-President dan dewan dari SGMW Motors. SGMW Motors sendiri adalah proyek gabungan dari SAIC Motor Corporation China, Liuzhou Wuling Motors Co Ltd dan General Motors.

Seorang pria yang mempunyai kepemimpinan yang kuat, begitulah sosok Slym dikenal seperti dikutip dari Dailymail. Dalam biografi Twitternya sendiri dia menjelaskan dirinya sebagai seorang Inggris yang tidak bisa jauh dari India. Ditambahkan Karl, dirinya juga tergila-gila akan olahraga dan antusias dengan semua yang terjadi di dunia.

Sayangnya karirnya yang cermerlang tersebut harus diakhiri dengan sebuah nasib naas. Pria yang membawahi wilayah operasi Tata Motors di India dan pasar internasional ini harus menutup usia di lantai dasar hotel Shangri-La setelah terjun bebas dari lantai ke 22.

Tinggalkan Balasan