Sudah Berencana Berlibur dengan Menggunakan Mobil Pribadi? Cek Bagian Ini Agar Tetap Aman saat Berkendara

Shock breaker mobil

MobilKomersial.com – Sudah Berencana Berlibur dengan Menggunakan Mobil Pribadi? Cek Bagian Ini Agar Tetap Aman saat Berkendara. Masih banyak saat ini pemilik kendaraan yang belum begitu sadar akan kondisi kendaraan yang dipakainya sehari hari. Terkadang lupa untuk mengecek bagian vital dari sebuah kendaraan tersebut saat ingin menggunakannya untuk bepergian jauh. Seperti sektor kaki-kaki yang menjadi hal paling penting, karena sektor tersebut menjadi bagian yang paling pertama menerima benturan terhadap permukaan jalan.

Siasati juga saat menghadapi jalan berlubang atau jalanan yang tidak rata, karena bisa menyebabkan kerusakan pasa bagian vital tersebut. Jika terasa aneh dan mengeluarkan bunyi-bunyi ‘aneh’ pada bagian kolong mobil saat dikendarai, sebaiknya segera melakukan pengecekan. Mungkin bagian suspensi mobil sudah rusak atau harus diganti agar lebih aman dalam berkendara.

Ada langkah mudah agar Anda bisa mengetahui suspensi mobil sudah lemah atau masih bisa dipakai. Yang terpenting, sebelumnya sudah melakukan pemeriksaan pada bengkel resmi. Berikut  langkah mudah yang bisa Anda lakukan untuk mendeteksi kerusakan kaki-kaki pada mobil.

  1. Ball Joint
    Ketika ball joint sudah mulai kurang bagus kondisinya, maka gejala yang paling terasa adalah berbunyi ‘kletek-kletek’ ketika melewati jalan dengan permukaan yang tidak rata. Otomatis getaran itu akan sampai juga ke setir. Cara memeriksanya dengan mendongkrak mobil hingga ban tergantung dan berputar bebas. Letakkan tangan pada posisi atas dan bawah ban, kemudian dorong dan tarik roda. Jika terasa oblak, ada kemungkinan ball joint bermasalah. Solusinya adalah ganti baru.
  2. Tie Rod
    Untuk mendeteksi kerusakan pada tie rod, coba dongkrak mobil hingga roda menggantung. Taruh tangan pada bagian sisi kiri dan kanan ban. Kemudian coba goyangkan dengan kuat ke arah depan belakang. Tie rod yang sudah kurang baik akan mengeluarkan bunyi kletek-kletek atau roda menjadi agak oblak. Solusinya adalah mengganti baru.
  3. Bearing
    Bearing yang sudah rusak biasanya mengeluarkan bunyi dengungan, dan pada kecepatan rendah akan mengeluarkan bunyi seperti logam yang tergerus. Untuk mengeceknya, dongkrak mobil hingga roda tergantung. Kemudian putar roda sekencang mungkin. Jika terdengar gemuruh, maka berarti bearing mobil Anda sudah harus diganti.
  4. Shockbreaker
    Untuk memeriksa apakah shockbreaker sudah harus diganti cukup dengan menekan atau menggenjot ujung kap mesin atau bagasi berulangkali. Shockbreaker yang bekerja dengan baik akan memberikan pantulan sekali saja. Sedangkan untuk yang sudah lemah, akan memberikan beberapa pantulan saja. Jika belum yakin, bisa pastikan dari kondisi ban. Shockbreaker yang sudah lemah akan memberikan permukaan tapak ban yang tidak rata.

Indikator dari shockbreaker yang sudah lemah adalah adanya rembesan oli (untuk shockbreaker oli) di sekitar batang shockbreaker.

Untuk memperpanjang umur pakai shockbreaker adalah hindari jalanan yang berlubang atau jangan terlalu sering menghajar lubang di jalanan dengan kecepatan tinggi. Karena shockbreaker akan bekerja keras untuk meredam guncangannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.