Volvo Group Di Indonesia Alami Pertumbuhan 100 Persen

Volvo Group Di Indonesia Alami Pertumbuhan 100 Persen, Catatan Akhir Tahun Bersama Volvo Group Di Indonesia

Volvo Group Di Indonesia Alami Pertumbuhan 100 Persen

MobilKomersial.com – Sepanjang tahun 2017, pertumbuhan ekonomidi Indonesia telah meningkat pesat, sekitar 6% di bandingkan dimana banyak negara lain mengalami pertumbuhan ekonomi yang menurun.

Meski Indonesia telah mengalami tantangan di sektor pertambangan, Volvo Group di Indonesia tetap menjadi pemain kuat di pasar truk heavy duty. Ini dikarenakan bisnis yang sangat dinamis dan berkembang, diiringi dengan prospek positif industri pertambangan saat ini, pasar truk di Indonesia memiliki prospek yang sangat besar.

meningkatnya Sektor Pertambangan

Membaiknya sektor pertambangan di Indonesia menjadi salah satu penyebab Volvo Group di Indonesia yang membawahi truk merek Volvo dan UD Trucks berhasil menuai pertumbuhan positif sepanjang tahun 2017 ini. Tidak tanggung-tanggung, pertumbuhan yang diperoleh mencapai 100 persen.

Valery Muyard Presiden Direktur Volvo Group Indonesia mengatakan, “Kami mengalami pertumbuhan yang sangat baik di tahun 2017 ini. Pertumbuhan penjualan kami di tahun 2017 ini naik hampir dua kali lipat bila dibandingkan dengan tahun 2016 lalu,” ujarnya.

Harga Komoditas meningkat

“Harga komoditas pertambangan yang mulai meningkat, mendorong industri ini kembali bergairah. Alhasil permintaan akan truk berat atau heavy duty truck pun kini kian terangkat penjualannya ,” ujar Muyard lebih lanjut.

Selain itu, Muyard pun menegaskan bahwa, “Dampak dari pertumbuhan harga batu bara yang kini kembali meningkat, mencapai 90 dollar per ton. Turut berdampak kepada penjualan kami di Indonesia,” imbuhnya.

Logistik Kontribusi terbesar

Tidak sampai disitu saja, Muyard pun mengklaim sektor logistik juga dikatakan memberikan kontribusi besar pada penjualan truk Volvo grup, khususnya yang bermerek UD Trucks. Namun sayang, untuk sektor pertanian berkontribusi sangat kecil bagi penjualan truk Volvo.

“Saya melihat sektor pertambangan dan komoditas sangat mempengaruhi penjualan kami di tahun 2017 ini, karena kami memang dikenal sangat unggul di segmen heavy duty truck. Untuk itu, kami pun berencana untuk menghadirkan model terbaru kami yakni Kuzer untuk dapat menjawab kebutuhan akan kebutuhan masyarakat yang menginginkan truk ringan,” beber Muyard.

Kuzer Di 2018

Muyard pun menuturkan, dengan kehadiran Kuzer yang direncanakan akan meluncur tahun 2018 mendatang. Pihaknya berharap dapat bersaing di sektor pertanian seperti kelapa sawit.

“Kami melihat pasar Indonesia masih memiliki potensi yang sangat besar. Namun juga pasar yang sangat spesifik. Sementara segmen light duty truck sendiri memiliki potensi yang lebih besar dibandingkan dengan segmen heavy duty truck. Untuk itu, diharapkan kehadiran Kuzer bisa mendorong penjualan kami di 2017 mendatang,” pungkasnya. Volvo Group Di Indonesia Alami Pertumbuhan 100 Persen, UD Truck Perkenalkan, World Premiere Kuzer Dari UD Truk Menambah Pilihan Di Segmen Light Duty

Tinggalkan Balasan