Misi Pertama Indonesian Adventuress Usai Jelajah Alam Borneo

Misi Pertama Indonesian Adventuress Usai Jelajah Alam Borneo

Misi Pertama Indonesian Adventuress Usai Jelajah Alam Borneo

Misi Pertama Indonesian Adventuress Usai Jelajah Alam Borneo 

MobilKomersial.com – Riding selama 23 hari dengan total jarak tempuh sejauh 4.175 Km, tidak banyak biker dari klub/ komunitas yang mampu melakukanya, apalagi ini dilakukan oleh seorang lady biker. Yak..,itulah yang telah dilakukan Sist Ajisela Agripina akrab disapa Jisel, seorang lady biker Indonesia anggota senior Kawasaki Ninja Club (KNC) Jakarta .

Castrol Power1 Legendary Bikers Indonesia (LBI) 2017

Setelah dinobatkan sebagai Castrol Power1 Legendary Bikers Indonesia (LBI) 2017 pada akhir bulan September tahun lalu, dia menjalankan salah satu mimpinya yang disampaikan dalam ajang tersebut, yakni misi Indonesian Adventuress (Petualang Perempuan Indonesia) bersepeda motor berpetualang menjelajah pulau Kalimantan mengusung tema ‘Wilderness Of Borneo in 15 Days’.

Kalimantan

Di Kalimantan, Jisel mengawali misinya ini dari Tugu Khatulistiwa (Equator Monument) Pontianak Utara, Kalimantan Barat pada tanggal 25 November 2017. Sebelumnya, dari Jakarta dia riding menuju Semarang lalu dengan kapal laut menuju Pontianak. Kali ini dia bersama timnya yang terdiri dari Bro Adi Aghoy (Field Fixer/Naturalist), Bro Oyik Hart (Videographer/Photographer) dan Bro Gelly ( Drone Master/Documentary Support ).

Alam Liar Borneo

Dipilihnya Kalimantan sebagai misi pertamanya karena masih sangat sedikit biker, bahkan belum ada lady biker yang mampu menjelajah menghadapi liarnya alam Kalimantan atau Borneo ini. Sekitar 20 hari lamanya setelah menjelajah liarnya alam Borneo, Jisel menjelaskan bahwa Kalimantan sangat lengkap untuk yang hobi motoran, traveling sekaligus adventure.

Karena disini ada paket komplit untuk berpetualang, mulai dari jalan mulus dengan tikungan tajam sampai jalan yang hancur sehancur-hancurnya, lalu jembatan panjang seperti tak berujung, kemudian menyeberangi sungai yang arusnya deras menggunakan kapal kecil.

“Ditambah lagi harus melewati hutan atau perkebunan kelapa sawit yang sangat luas tanpa adanya plang penunjuk arah serta tidak ada signal GPS atau orang untuk dimintai petunjuk, kita pun harus kuat mental saat melintasi beberapa daerah yang hutannya itu masih sangat kuat energi supranatural atau berbau mistis,” terang Jisel.

Dalam misinya ini Jisel telah menjelajah mulai dari Pontianak-Sekadau-Semitau-Badau-Lanjak-Putussibau-Sintang-Sosok-Tayan-Sandai-Lamandau-Pangkalan Banteng-Sampit-Palangkaraya-Banjarmasin-Amuntai-Penajam-Balikpapan-Explore BOS (Borneo Orangutan Survival)-Balikpapan-Barabai-Banjarbaru-Explore Pasar Terapung dan finish Banjarmasin lalu dengan kapal laut menuju Surabaya, kemudian kembali ke Jakarta.

Paling Berkesan

Menurut Jisel perjalanan yang paling berkesan dan mendebarkan ketika dari Semitau menuju Badau Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Jarak tempuh sekitar 97km, ditambah harus menyeberangi sungai besar menggunakan transportasi sungai (Ponton) untuk tiba di hutan sawit. Disinilah andrenali adventure diuji, jika pendatang tersesat di sana sudah wajar karena tidak akan ada tanda penunjuk arah, tidak ada akses GPS untuk memandu ke lokasi yang dituju.

“Banyak dijumpai simpangan jalan dan penduduk setempat pun susah ditemui, disinilah kadang sempat membuat aku berkecil hati, tapi kami tidak akan diam disitu, perjalanan ini harus dilanjutkan sampai selesai untuk semangati diri,” ujar Jisel.

“Pada dasarnya selama menjalankan misi ini semuanya sangat mengesankan, mulai dari serunya kerjasama tim pendukung aku, rute perjalanan yang tidak akan pernah ditemukan dimanapun, kemudian menemukan karakter dan kebiasaan orang-orang yang baru ditemui, pokonya banyak cerita yang nggak akan bisa dilupakan,” pungkas Jisel.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.