Tak Boleh Ada Lagi Pintu di Bagian Supir Bus

Tak Boleh Ada Lagi Pintu di Bagian Supir Bus

Jakarta, MobilKomersial.com – Banyaknya kasus kecelakaan fatal yang melibatkan bus dan menimbulkan banyak korban meninggal dan luka serius mendorong Pemerintah menerbitkan larangan bagi industri karoseri memasang fitur pintu pengemudi pada bodi bus di bagian kanan depan.

Dalam sejumlah kasus laka, oknum pengemudi bus diduga langsung melarikan diri meninggalkan bus dan korbannya saat busnya mengalami laka, lalu kabur melalui pintu pengemudi. Regulasi mengenai larangan memang pintu pengemudi tersebut tertuang dalam Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Nomor: AJ.403/4/14/DRJD/2007.

Merespon larangan ini, sejumlah industri karoseri kini berangsur sudah mulai tidak memproduksi lagi bodi bus dengan fitur pintu pengemudi.

Dalam contoh surat proposal penawaran karoseri dari karoseri Adi Putro, Malang, ke konsumen yang salinannya kami terima misalnya, karoseri ini sudah tidak lagi memasukkan opsi pemasangan pintu pengemudi kepada konsumennya.

Di lapangan, larangan ini sebenarnya tidak begitu efektif karena praktiknya masih ada saja perusahaan otobus (PO) yang memesan bus baru dengan opsi pintu pengemudi tetap dipasang. Tapi sebagai langkah pencegahan tindakan tidak terpuji pengemudi yang melarikan diri saat terjadi laka, regulasi ini terbilang cukup bagus. Bagaimana pendapat Anda?


Cek Uji Emisi, Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang Temukan 6 Bus Tak Laik

Semarang, MobilKomersial.com – Sebanyak enam unit Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang dikandangkan. Bus-bus tersebut dikandangkan lantaran tidak lolos uji emisi yang dilakukan oleh Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang. Uji emisi dilakukan terhadap armada dari berbagai koridor di sekitar Shelter Jalan Pemuda, sekaligus pengecekan ban dan kelengkapan surat jalan beserta pengemudi. Baca selengkapnya >>>

Tinggalkan Balasan