Percepat Komersialisasi Teknologi Swakemudi, Scania Gandeng Perusahaan China, Shenzhen Haylion Technologies.

Shenzhen Haylion Technologies

MobilKomersial.com — Percepat Komersialisasi Teknologi Swakemudi, Scania Gandeng Perusahaan China, Shenzhen Haylion Technologies.

Produsen truk dan bus Scania berambisi segera mewujudkan kendaraan swakemudi (tanpa sopir) agar bisa segera diproduksi dan dipasarkan ke dunia bersaing dengan upaya serupa yang dilakukan oleh produsen kendaraan komersial lainnya seperti Daimler.

Untuk mempercepat komersialisasi teknologi ini, Scania menjalin kerjasama dengan perusahaan teknologi asal China,  Shenzhen Haylion Technologies Co Ltd. Nota kesepakatan kerjasama kedua perusahaan ditandatangani di markas perusahaan ini di Kota Shenzhen, China, pekan lalu.

Shenzhen Haylion Technologies

Melalui kerjasama ini, Scania akan mengirim sejumlah insinyurnya untuk melakukan riset teknologi swakemudi bersama-sama dengan tenaga ahli Shenzhen Haylion Technologies Co Ltd di Shenzhen. Melalui kerjasama ini, kedua perusahaan juga sepakat mendirikan research center teknologi swakemudi untuk kendaraan komersial di Kota Shenzhen.

Shenzhen Haylion Technologies Co Ltd, bulan Januari 2018 lalu sudah sukses menguji coba bus swakemudi di jalanan kota Shenzhen. Total ada empat unit bus yang diuji coba dengan menempuh jarak lebih dari 8.000 kilometer tanpa hambatan berarti.

Hu Jianping, pendiri dan tokoh senior di Shenzhen Haylion Technologies Co Ltd mengatakan pengalaman luas Scania dalam teknologi kendaraan komersial akan mempercepat upaya Shenzhen Haylion Technologies Co Ltd dalam komersialisasi teknologi swakemudi ke pasar global sekaligus menyempurnakan teknologi swakemudi yang selama ini telah berhasil mereka riset dan kembangkan. “Kami akan melakukan penyempurnaan dengan menghadirkan bus swakemudi versi 2.0 yang menggabungkan teknologi Internet of Vehicles ke dalamnya,” kata Hu Jianping.

Mats Harborn, Direktur Eksekutif Scania China Strategic Center mengatakan, kota Shenzhen memiliki DNA inovasi yang kuat. Dia berharap kerjasama ini bisa membuat para ahli Scania dapat bergabung dengan ekosistem inovasi kota Shenzhen dan memberikan kontribusi bagi pengembangan teknologi transportasi bus di China.

Penulis: Arifandi

Tinggalkan Balasan