Tata Ultra Narrow, Truk Ringan 4 Ban Kapan Masuk Pasar Indonesia?

Tata Ultra Narrow, Truk Ringan 4 Ban Kapan Masuk Pasar Indonesia?

Tata Ultra Narrow, Truk Ringan 4 Ban Kapan Masuk Pasar Indonesia?

MobilKomersial.com – Tata Motors sudah resmi memperkenalkan Tata Ultra 1012, truk ringan enam ban, masing-masing dalam dua pilhan wheelbase, long wheelbase dan standard wheelbase di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 bulan Agustus tahun 2017 lalu. Truk ini menyasar segmen angkutan barang terutama untuk industri logistik dan perusahaan transportasi kargo jalan raya.

Truk ini mulai mendapat sambutan konsumen meski penjualannya belum kencang di Indonesia. Salah satu perusahaan yang mulai mencoba menggunakan truk Tata Ultra 1020 untuk armadanya adalah perusahaan jasa kiriman ekspres dan logistik, JNE. Perusahaan ini dikabarkan membeli beberapa unit Tata Ultra 1020.

Truk Ringan

Nah, sebenarnya pasar truk ringan di Indonesia tidak hanya diwarnai oleh truk enam ban. Ada juga truk ringan empat ban atau biasa disebut truk engkel dan sangat luas digunakan oleh perusahaan di Indonesia untuk angkutan distribusi, termasuk oleh industri consumer goods. Di India sana, Tata Motors sebenarnya juga memiliki versi truk Tata Ultra empat ban dengan nama dagang Tata Ultra Narrow atau disebut juga Tata 614.

Truk ringan ini memiliki ciri khas, selain hanya menggunakan empat ban, juga memiliki chassis dan wheelbase yang lebih pendek. Selain itu juga bidang kabin untuk awak truk juga lebih ramping, menyesuaikan dengan lebar jejak roda depan dan belakangnya yang lebih ramping pula.

Diperkenalkan

Tata Motors pertama kali memperkenalkan truk ini di ajang pameran bertajuk International Dealer Summit 2017 bulan April tahun 2017 lalu di India. Sebelumnya, truk ini pernah pula dipajang di arena Auto Expo 2014 sebagai truk konsep yang mengkombinaskan performa dan desain bergaya internasional dengan biaya perawatan yang diklaim rendah. Ruang kabin truk Tata Ultra Narrow dirancang lega untuk pendangan ke arah luar, suspensi untuk pengemudi yang empuk serta kemudi dengan fitur adjustable steering wheel. Perpindahan gigi sudah menggunakan teknologi drive by wire melalui penyematan tuas di dasbor. Truk ini juga tersedia dalam versi opsional, kabin dengan dilengkapi AC dan GPS. Truk ini memiliki total Gross Vehicle Weight (GVW) 5 sampai 7,2 ton dan dirancang sebagai truk rigid untuk angkutan kargo jarak pendek. Bisa juga dioperasikan sebagai armada angkutan khusus seperti truk sampah atau truk untuk muatan barang-barang berpendingin.

Dilengkapi dengan mesin diesel terbaru, power train truk ini mampu menghasilkan tenaga dengan opsi mulai dari 85 PS sampai 120 PS. Belum ada informasi apakah agen pemegang merk Tata Motors di Indonesia, PT Tata Motors Distribusi Indonesia akan memboyong truk ini ke pasar lokal.

Penulis: Arifandi

Tinggalkan Balasan