Aptrindo: Sumber Utama Rusak Jalur Pantura Bukan dari Truk Overload

MobKom-image-Mulai-Ramadhan-Truk-Dilarang-Lewat-Pantura

Aptrindo: Sumber Utama Rusak Jalur Pantura Bukan dari Truk Overload

Jakarta, MobilKomersial.com – Tudingan terhadap truk-truk yang kelebihan muatan sehingga mengakibatkan jalan Pantura sering rusak oleh Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Arie Setiadi Moerwanto ditampik oleh para pengusaha truk yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo). Melalui Wakil Aptrindo Kyatmaja Lookman, mereka menampik jika truk menjadi sumber utama rusaknya jalan Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Menurut Lookman, truk hanya berkontribusi sekitar 30% kerusakan Pantura. Kontributor kerusakan lain ialah faktor kontruksi jalan dan drainase. “Kalau ngomong truk penyebab kerusakan, memang kemarin data yang dikeluarkan Kementerian PUPR kita itu salah satu penyebab kerusakan tapi bukan utama. Kita hanya kontribusi sekitar 30% sekian. Tapi penyebab utama kerusakan, konstruksi dan drainase yang kurang bagus,” pungkasnya dikutip dari detikFinance, Selasa (13/3/2018).

Lookman menambahkan, saat musim panas jarang sekali ditemui jalan rusak di Pantura. Sebaliknya, saat musim hujan jalan di Pantura banyak yang rusak. “Kalau musim panas kan kita jarang mengalami jalan rusak. Tapi kalau musim hujan kita sering mengalami jalan rusak. Apalagi kalau ngomong Pantura, drainase hampir nggak ada. Jalan dibuat nggak ada selokan kanan kirinya,” jelasnya.

Tetapi pihaknya tak menampik banyaknya truk yang membawa muatan berlebih. Alhasil, kondisi tersebut memicu persaingan usaha angkutan barang.

Tinggalkan Balasan