Latar Belakang Lahirnya Pertamax Turbo Di Indonesia

Latar Belakang Lahirnya Pertamax Turbo Di Indonesia

MobilKomersial.com- Forum Wartawan Otomotif bekerjasama dengan Pertamina adakan diskusi seputar obrolan ringan Mitos Dan Fakta Seputar BBM dan Pelumas. Mengambil lokasi di Roofpark, Bogor. Diskusi ringan ini cukup seru, karena menyangkut mitos-mitos yang beredar di indonesia dan dilengkapi dengan bantahan berupa Fakta agar semakin jelas dan lebih terperinci.

Pada diskusi tersebut, PT. Pertamina memberikan alasan serta latar belakang dari ahirnya Pertamina Turbo. eperti diketahui, Pertamina turbo merupakan salah satu BBM yang cukup baik pembakarannya. Tingkatannya diatas BBM jenis Pertamax dan Pertalite.

Kilang Pertamina Di Indonesia

Pertamax Turbo merupakan hasil kilang Pertamina untuk pasar Indonesia yang didisain untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik dan performance yang lebih sempurna. Pertamax Turbo juga merupakan bahan bakar untuk kendaraan bermesin bensin hasil improvement dari produk Pertamax Plus yang telah memiliki Research Octone Number minimal 98 dan juga dilengkapi dengan Ignition Boost Formula (IBF). Selain itu, Pertamax turbo juga sebagai Technical Partner Of Lamborghini. Bersama dengan Lamborghini, Pertamina berhasil mengembangkan Pertamax Turbo yang dimana BBM jenis ini telah diuji coba di kejuaraan Lamborghini Blancpain Supertrofeo Series di Eropa.

Lantas, mengapa harus mempergunakan Pertamax Turbo?

Tekanan kompresi mesin kendaraan yang semakin tinggi diperlukan bahan bakar dengan oktan yang lebih tinggi. Biasanya mesin ini dapat ditemui pada kendaraan yang menggunakan supercharger, turbocharger, gasoline direct injection. Dengan menggunakan Bahan bakar pertamax Turbo, secara tidak langsung mengurangi emisi gas buang menjadi lebih baik dan tentunya performa yang didapat juga semakin bagus.

Sasaran Utama

Sasaran yang ditargetkan oleh pertamina dengan adanya pertamax turbo ini adalah konsumen yang biasa menggunakan Pertamax plus ataupun konsumen yang masih menggunakan produk RON 95 milik kompetitor. Lalu, Pertamax Turbo juga menyasar untuk kendaraan bensin yang memiliki teknologi supercharger ataupun turbo charger.

Mesin Dengan Komperasi Tinggi

Walaupun memiliki komperasi yang terbilang tinggi, Indra Pratama selaku Commercial Retail Fuel Marketing PT. Pertamina (Persero) tidak menyarankan apabila BBM jenis ini digunakan pada kendaraan yang memiliki komperasinya rendah.

“Apabila digunakan pada mobil yang memiliki komperasi tinggi, BBM jenis ini sangat dianjurkan. Karena akan menghasilkan tenaga yang lebih serta performance yang memukau. Akan tetapi, apabila digunakan pada sepeda motor, misalnya sepeda motor matik dengan cc di bawah 150cc tentu kurang baik. Alangkah lebih baik apabila kendaraannya disesuaikan dengan jenis BBM nya. Untuk sepeda motor matik jenis itu cukup menggunakan BBM pertamax sudah bagus dan sesuai dengan komperasinya.” ujarnya kepada mobilkomersial.com di bogor, jawa barat.

Hits: 398

Tinggalkan Balasan