10 Hari Jelang Lebaran, Kemenkes Akan Periksa Kesehatan Sopir Bus

Hadapi Arus Mudik, Terminal Tanjung Priok Sediakan 115 Bus dari 19 Perusahaan Otobus Sebanyak 58 Bus AKAP Tak Laik Jalan di Terminal Kampung Rambutan

10 Hari Jelang Lebaran, Kemenkes Akan Periksa Kesehatan Sopir Bus

Jakarta, MobilKomersial.com – Sejumlah awak bus angkutan mudik lebaran akan dicek kesehatannya mulai dari H-10 hingga H+10 Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Hal itu seperti disampaikan Menteri Kesehatan (Kemenkes) Nila Moeloek, bahwa pengecekan kesehatan bertujuan untuk menghindari adanya kecelakaan yang diakibatkan oleh kesalahan manusia atau human error.

itu meliputi pemeriksaan narkoba dan kadar alkohol terhadap pengemudi bus yang mengantarkan masyarakat ke kampung halamannya. Sasaran cek kesehatan itu sendiri diutamakan kepada sopir bus yang akan berkendara jauh.

“Pemeriksaan kesehatan meliputi wawancara, fisik, laboratorium, gula darah, kadar alkohol dan narkoba. Pemeriksaan diutamakan kepada sopir bus yang akan berkendara jauh,” kata Nila di Jakarta, Selasa (5/6/2018).

Selain itu, ia mengimbau kepada pengemudi untuk dapat menjaga kondisi kesehatan, memperhatikan makanan yang dikonsumsi serta beristirahat dengan cukup.

“Komitmen pemerintah saat ini adalah tidak boleh ada kemacetan di jalan tol dan zero accident angkutan umum,” pungkas Nila.

Lebih jauh Nila menyarankan, untuk seluruh masyarakat yang ingin mudik agar memperhatikan kesehatan dan keselamatan diri.

“Pengendara tidak perlu memaksakan diri untuk cepat sampai tujuan. setiap berkendara empat jam baik roda dua ataupun roda empat, sebaiknya berhenti untuk beristirahat,” harap Nila.

Fasilitas kesehatan saat mudik

Sementara itu, untuk menunjang pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran arus mudik, pada tahun ini pihak Kemenkes telah meningkatkan pengadaan fasilitas pelayanan kesehatan (faskes).

Faskes itu terdiri dari pos kesehatan 923 unit, puskesmas 2.231, rumah sakit 375, kantor kesehatan pelabuhan 207, dan public safety center 174 unit. Masyarakat pun bisa menghubungi call center apabila dalam keadaan darurat ke nomor 119.

“Saat ini total ada 3.910 faskes. Untuk mudik Lebaran 2018 meningkat 84 unit dibandingkan tahun sebelumnya 3.826,” ungkapnya.

Hits: 390

Tinggalkan Balasan