Evaluasi Arus Mudik 2018, Menhub Minta BPJT Menambah Jumlah Rest Area

MobilKomersial.com – Terkait kurangnya jumlah rest area pada ruas tol terutama pada ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Menhub akan meminta Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk membangun rest area setiap 20 km.

“Pengamatan kami rest area di tol Jakarta-Cikampek relatif sudah bisa teratasi dengan baik. Untuk Tol Cipali karena memang kurang dan titik lelah atau mau ke toilet itu di Tol Cipali. Kita akan merekomendasikan kepada BPJT untuk diberlakukan pada korporasi setiap 20 km. Jika korporasi tidak mau, kami menganjurkan BPJT untuk mengambil alih serta menginvestasikan dengan membuat parking bay,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menhub berharap jumlah rest area sudah bertambah pada saat angkutan natal dan tahun baru 2019. Hal ini untuk memberikan pelayanan kepada pengguna tol untuk beristirahat ataupun mengisi bahan bakar kendaraannya.

Jumlah Kendaraan Pada Jalur Arteri Menurun

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi melaporkan jumlah kendaraan roda empat mapun roda dua baik yang keluar maupun masuk pada jalur non tol atau jalur arteri. Penghitungan jumlah kendaraan ini dilakukan di 4 titik jalan yaitu Jakarta-Merak, Jakarta-Pantura, Rancaekek-Bandung-Tasik-Ciamis dan Sadang-Purwakarta.

Untuk kendaraan yang masuk pada H-8 sampai H2 pada tahun 2017 sebesar 1.003.79 mobil dan pada tahun 2018 sebesar 992.363 mobil atau turun sekitar 1%. “Sedangkan jumlah kendaraan mobil yang keluar pada tahun 2017 sebanyak 1.2255.905 mobil, sedangkan pada tahun 2018 sebanyak 1.620.179 mobil atau turun sebesar 13,4%,” kata Dirjen Budi.

Pada kendaraan roda dua atau sepeda motor, kendaraan yang masuk pada tahun 2017 sebanyak 814.936 motor dan tahun 2018 sebanyak 607.855 motor. “Untuk motor yang keluar tahun 2017 ada 843.471 motor dan tahun 2018 sebanyak 689.762 atau turun 18%,” jelas Dirjen Budi.

Baca juga : Peningkatan Kecepatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selama Arus Mudik Lebaran 2018

Tinggalkan Balasan