Hati-hati, Truk Overload Akan Ditindak Tegas Mulai 1 Agustus 2018

truk overload

Hati-hati, Truk Overload Akan Ditindak Tegas Mulai 1 Agustus 2018

 

Jakarta, MobilKomersial.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan akan menindak tegas bagi truk-truk yang kelebihan muatan di jalan tol maupun jalan arteri mulai 1 Agustus 2018 mendatang.

 

Hal itu seperti diungkapkan Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Budi Setiyadi dengan mengatakan truk yang overload dan overdimensi akan diturunkan muatannya.

 

“Jadi mulai tanggal 1 Agustus nanti sudah tidak ada kompromi lagi, kendaraan barang atau truk yang kelebihan muatannya akan kita turunkan,” tegasnya di Gedung Kemenhub, Jakarta, Selasa (3/7/2018).

 

Kemenhub nantinya akan dibantu pihak Kepolisian untuk penindakan muatan truk yang 100 persen melebihi kapasitas semestinya. Menurut Budi, untuk saat ini penerapannya baru akan dilakukan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek

 

“Muatan tersebut akan diturunkan secara paksa sampai batas muatan yang diperbolehkan untuk dibawa. Barangnya enggak sih akan disita. Jadi barangnya diturunkan lalu dibawa dengan truk lain, tetapi biayanya ini ditanggung perusahaan transportasi.” papar Budi.

 

Selain tol Jakarta – Cikampek, Budi mengungkapkan pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memasang jembatan timbang di seluruh pintu tol. Untuk sementara jenis jembatan timbang yang akan digunakan adalah yang mudah dipindahkan (portable).

 

Adapun untuk penindakan muatan tersebut rencananya akan berlaku di 43 titik jembatan timbang tahun ini. Pada tahun depan rencananya akan berlaku di 92 titik jembatan timbang. “Untuk awalnya, akan ada beberapa titik yang akan menggunakan jembatan timbang. Diantaranya adalah Tol Jakarta – Cikampek, Losarang, serta Tuban,” jelasnya.

 

Disamping penindakan dengan menurunkan barang dengan paksa, Budi juga akan melakukan penindakan lain terhadap truk-truk dengan muatan berlebih yaitu melalui sistem tilang.

 

Dalam Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 disebutkan sanksi administratif bagi truk yang muatannya melebihi beban, berupa denda sebesar Rp 500 ribu.

Tinggalkan Balasan