Biodiesel B20 Harus Di Uji Coba Ke Truk Juga

“Kami sudah pernah mendorong untuk itu, tetapi belum dilakukan. Uji coba sangat penting buat truk karena ini kan aturannya kalau terbit skala nasional. Nah kalau dampaknya itu merusak truk, siapa yang tanggung jawab? Jadi, Aptrindo meminta uji coba dulu ke truk sama diberikan jaminan setelah uji coba. Solusi kalau rusak bagaimana,” ujar Kyatmadja.

Biodiesel B20 Harus Di Uji Coba Ke Truk Juga

Biodiesel B20 Harus Di Uji Coba Ke Truk Juga

 

MobilKomersial.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan uji coba pada tiga kendaraan dan memastikan bahan bakar biodiesel (B20) ternyata baik digunakan untuk kendaraan.
“Dari hasil tes penggunaan B20 itu hasil pembakarannya masih di bawah standar dalam arti memang memiliki tingkat emisi gas di bawah standar, jadi bisa dipakai. Kecuali kalau di atas rata-rata, bisa dipakai tapi membahayakan untuk kualitas udara,” jelas Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi.

Dengan lolosnya bahan bakar biodiesel B20 yang telah lulus uji emisi kendaraan, Ke depannya Kemenhub akan mendorong penggunaan bahan bakar tersebut pada semua jenis angkutan. Selain itu, penggunaan bahan bakar diesel juga bakal bermanfaat bagi perekonomian negara. “Ini yang harus didorong karena ternyata penerimaan devisa negara dari penggunaan B20 sangat besar sekali. Kemarin saya dengar sampai Rp 300-400 triliun,”ujarnya lebih lanjut.

“Saya akan mendorong mitra perhubungan darat terutama operator bus, operator kendaraan truk, termasuk juga nanti kapal ferry penyeberangan untuk menggunakan B20 ini. Kenapa? Karena ternyata penggunaan minyak biodiesel di dalam negeri masih di bawah produksi yang ada,” ujar Budi.

Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), produksi B20 menembus 12 juta kiloliter (KL) tiap tahunnya. Namun, penggunaannya baru 2 hingga 3 juta saja. “Jadi itu kan masih jauh dari hasil produksi. Enggak maksimal,” imbuh Budi.

Budi juga berencana akan mengumpulkan para pengusaha angkutan yang tergabung dalam asosiasi seperti Aptrindo, Organda, dan ASDP. Dengan itu, Budi berharap agar semua angkutan tersebut bisa segera mengaplikasikan penggunaan B20.

Aptrindo

Sementara itu ditempat terpisah Kyatmadja Lookman mengatakan bahwa selama ini uji coba bahan bakar biodiesel atau B20 hanya sebatas pada kendaraan penumpang saja, sedangkan untuk truk tidak pernah dilakukan uji coba tersebut. Untuk itu Kyatmadja mendesak pemerintah untuk melakukan uji coba pada kendaraan besar juga.

Menurut Kyatmadja, uji coba B20 pada kendaraan kecil tak dapat mewakili atau merefleksikan dampak atas bahan bakar tersebut. Selain itu, dia juga menyatakan bahwa sampai saat ini pemerintah belum pernah mengajak Aptrindo untuk sosialisasi uji coba B20 pada truk.

“Kami sudah pernah mendorong untuk itu, tetapi belum dilakukan. Uji coba sangat penting buat truk karena ini kan aturannya kalau terbit skala nasional. Nah kalau dampaknya itu merusak truk, siapa yang tanggung jawab? Jadi, Aptrindo meminta uji coba dulu ke truk sama diberikan jaminan setelah uji coba. Solusi kalau rusak bagaimana,” ujar Kyatmadja.

Tinggalkan Balasan