Efek Ganjil Genap Belum Terdata, Dishub DKI Masih Belum Pastikan Penambahan Armada Transjakarta

“Begitu lihat perkembangan ternyata alhamdullilah tidak terlalu signifikan, mungkin ganjil-genapnya efektif, enggak ada yang ditutup,” terangnya.

Sistem Keamanan Yang Terdapat Pada Bus Transjakarta

Jakarta, MobilKomersial.com – Kadishub DKI Andri Yansah mengaku belum bisa memastikan meningkatnya pengguna bus Transjakarta selama penerapan kebijakan perluasan ganjil-genap untuk mendukung Asian Games di DKI. Dengan begitu, pihaknya belum bisa menambah jumlah armada Transjakarta.

“Yang pasti, dampak dari ganjil-genap apakah ada keterangkutan dengan menggunakan angkutan massa nanti kita lihat. Apakah kita perlu untuk menambah armadanya seperti apa,” kata Andri, di Jakarta, Senin (28/8).

Meskipun penerapan perluasan ganjil-genap membawa dampak pada kelancaran arus lalu-lintas, Andri juga tidak bisa memastikan apakah kebijakan tersebut bakal diteruskan. Dalam waktu dekat pihaknya bakal mengadakan diskusi grup terfokus untuk membahas hal itu.

Andri menambahkan, efektifnya perluasan ganjil-genap membuat kebijakan penutupan tujuh tol urung dilakukan. Artinya, perluasan ganjil-genap sudah cukup memperlancar arus untuk memudahkan akses atlet dan official menuju venue.

“Begitu lihat perkembangan ternyata alhamdullilah tidak terlalu signifikan, mungkin ganjil-genapnya efektif, enggak ada yang ditutup,” terangnya.

Pihak Transjakarta mengklaim kebanjiran penumpang selama Asian Games. Data terakhir menunjukan jumlah penumpang mencapai 676.493 penumpang.

Selama Asian Games, Transjakarta mengerahkan 1.750 bus dan menyediakan layanan gratis selama delapan hari pada 17-19 Agustus 2018, 22 Agustus 2018, 25-26 Agustus 2018, dan 1-2 September 2018.

Selain meningkatkan layanan untuk masyarakat umum, Transjakarta juga menyiapkan 350 unit bus khusus untuk mengantar dan menjemput para atlet dari Wisma Atlet menuju venue pertandingan Asian Games.

 

Sumber : beritasatu

Tinggalkan Balasan