Gemas dengan Perilaku Sopirnya, Penumpang Emak-emak Ini Nekat Setiri Mobil Travel ke Bandara Kualanamu

Jakarta, MobilKomersial.com  – Banyak suka duka menggunakan jasa transportasi umum di Indonesia. Diantaranya, perilaku awak kendaraan yang tak ramah kepada penumpang atau cara membawanya yang ugal-ugalan di jalan. Pengalaman netizen Novita Metty Purba ini sungguh menarik.

Bersama penumpang lain yang akan menuju Bandara Kualaamu di Sumatera Utara naik mobil travel Paradep, Novita dibuat jengkel oleh ulah sang sopir mobil travel jurusan Lubuk Pakam-Perbauran-Kualanamo yang menurutnya mengulur-ulur jam keberangkatan kendaraan yang dikemudikannya. Sementara, dia dan penumpang lainnya sudah harap-harap cemas, khawatir ketinggalan pesawat jika mobil travel terlambat diberangkatkan menuju Kualanamu.

Sempat cekcok dengan sang pengemudi, dia kemudian mengancam akan mengemudikan sendiri mobil travel berjenis microbus Isuzu Elf tersebut ke Kualanamu. Akhirnya mobil tersebut-benar benar dia kemudikan sendiri, sementara sang sopir sengaja ditinggal.  Sesampai di Kualanamu, Novita kemudian bergegas memarkir mobil tersebut dan menyerahkan kunci mobil ke kantor perwakilan travel Paradep di sana.

Aksi nekat dan beraninya itu mengundang respek penumpang travel yang semobil dengannya. Novita kemudian membagikan pengalamannya ini di akun Facebook-nya, Rabu, 22 Agustus lalu, dan mengundang rasa simpati netizen. Tak sedikit yang mengacungkan jempol atas keberaniannya tersebut. Sampai artikel ini ditulis, artikel pengalaman mengemudikan mobil travel itu sudah dibagikan oleh 5.300 kali oleh netizen karena begitu menariknya cerita yang dia beberkan.

Berikut ini kutipan utuh tulisan Novita di akun Facebook-nya seputar pengalamannya mengemudikan mobil travel tersebu. Tak lupa, Novita juga memotret tiket travel yang dia beli beserta mobil Isuzu Elf yang dia kemudikan tersebut:.

Sebenarnya hari ini kubuka dengan sukacita, bangun jam 3 karena janji dijemput 3.30 oleh paradep yg katanya akan berangkat dr loketnya jam 4, su semangat dan segar  
Setelah sampai di loket sy msh nunggu, stngh 5 sy tanya knp blm berangkat, katanya penumpang belum cukup hadeeeh…..
Masih sabar, duduk lagi, sambil mendengarkan cerita 2 orang ibu yg kulihat sudah mulai gelisah dan merepet2 (mereka ke jkt krn bapaknya meninggal disana kemarin sore), rupanya mereka sudah sejak jam 3 di loket menunggu, lebih awal dariku  

Jam 5.10 penumpang disuruh naik, tp sudah duduk didalam mobil ada 15 menitpun blm ada tanda2 mobil mau jalan. Si ibu yg lg kemalangan tadi sampe turun lg ke loket marah2, tiketku jam 8 katanya, bapakku mati, klu sampe hangus tiketku kutuntut kalian 1000x bayar katanya….. 
Kasihan juga sih, klu 2,5 jam lg pesawatnya berangkat, sementara kami masih di siantar.
Akhirnya 5.20 kami berangkat, dan sy lihat supirnya seperti baru bangun tidur (pasti mandipun tidaklah itu ya  
   )


Jam 6.10 kami sampai di Tebing, ada seorang penumpang mau naik, kami bingung, mau duduk dimana lagi, sementara semua kursi sdh berisi. Si supir nanya ke kami, mana tiket katanya, ada penumpang gelap ini krn dr siantar kursi harusnya kosong 1 katanya, ada penumpang naik di tebing 1 katanya. Si gadis yg mau naik tadi juga ribut krn pengen naik juga, dan merasa benar, sy dgn kalem bilang : dek, naik aja, duduk di koper, yg penting nyampe kualanamu.


Eh dia gak mau, malah marah2. Sementara si ibu tadi (ternyata borneng/jadi ingat adekku Diana Nainggolan) sudah nangis2, terlambatlah kami katanya, hanguslah tiket kami katanya 

   
Seorang bpk turun bilang ke supir, berangkatlah kita dek, biarlah adek ini loket yg urus katanya, si supir gak mau juga, si gadis pun malah marah2, ngancam ke supir, klu kau tinggalkan aku, awas kau katanya 

Sy pun turun, sy bilang, dek, ayoklah berangkat, ini penumpang ada yg tiket pesawatnya jam 8, waktunya sdh mepet x sy bilang.


Naiklah kalian semua, biar kubereskan dulu ini katanya. Sudah kesal juga sy lihatnya, trs sy bilang ke supirnya, klu kamu gak mau bawa, sy yg bawa mobilnya ya, sy bilang (krn sy tau mesin mobil dalam keadaan hidup). Terserah ibu, bawaklah katanya dgn suara keras!! Oh….sy pun lsg naik ke kursi supir, santai… kubawa mobilnya, EGP kan?  


Dari spion kulihat supirnya ngejar2, haaahaaaa……..nakal juga daku ya???


Semua penumpang tepuk tangan dan ketewa2, gak takut ibu kata mereka, knp takut sy bilang, terus nanti mobilnya gimana bu kata mereka, kita parkir aja disana, kuncinya kasi ke loket yg di kualanamu sy bilang. Nanti ibu dituntut kata ibu2 borneng tadi. Kita juga bisa nuntut klu tiket pesawat kita hangus sy bilang. Ibu borneng yg tadinya sdh nangis, jadinya ketawa dia terbahak2  
   


Dan itu sudah jam 6.35, kami sampai di knia jam 7. 25. 


Yg serunya, penumpang pada ngasi uang, ada yg 5 rb, 10 rb dan 20 rb ke bangku depan mobil, uang apa ini sy bilang, uang tol ibu kata mereka haaaaahaaa…….luar biasa ya…. 


Semua penumpang kuturunkan di terminal keberangkatan, mobil kuparkir aja diatas, sy chek in, dan keluar lg turun kebawah ngantar kunci mobil ke loket paradep sambil kasi sedikit keterangan. Mereka semua bengong….  

Setelah duduk tenang di sebuah resto, sy berdoa semoga si borneng tadi tidak terlambat dan ketinggalan pesawatnya, dan semoga Tuhan mengampunkan sy karena nekad tadi. Bagaimanapun, kubersyukur kami selamat, kupertaruhkan keselamatan kami yg 12 orang bukan??? 
   


Jadi teringat sama adekku Rospita Sitorus, yg pernah kami bawa taxi nice dr medan, krn supirnya ngantuk, dan pernah juga kubawa mobil paradep karena kulihat supirnya sdh sedikit mabuk. Ah……ada-ada aja ya, di zaman canggih gini, masih banyak juga orang yg belum bisa bertanggung jawab dan menghargai waktu, tugas dan nyawa  

Kelucuan juga kekesalan pagi tadi sudah berlalu, begitulah secuil cerita kehidupan pagi ini. Always smile ya 

Semangat pagi semuanya, selamat buat sahabat yg merayakan idul adha…..

sehat dan sukses ya sahabat2ku  

Penulis: Arieffandi

Tinggalkan Balasan