Pengakuan Metty Purba Yang Membawa Minibus Paradep Dari Tebingtinggi Menuju Bandara Kualanamu

Metty menjadi geram lalu berkata ke supirnya “kalau kamu gak mau bawa, saya yang akan bawa mobilnya ya, (krn sy tau mesin mobil dalam keadaan hidup).” “Terserah ibu, bawaklah,” katanya dengan suara keras!!. Merasa ditantang, Metty pun langusng menuju kursi sopir dan… breem, minibus itupun melaju “kubawa mobilnya, EGP kan?,” ujar Metty.

Pengakuan Metty Purba Yang Membawa Minibus Paradep Dari Tebingtinggi Menuju Bandara Kualanamu

Pengakuan Metty Purba Yang Membawa Minibus Paradep Dari Tebingtinggi Menuju Bandara Kualanamu

 

 

MobilKomersial.com – Amazing…. Itulah yang langsung terlintas di benak MobilKomersial.com saat mendengar berita viral seorang wanita nekat mengemudikan bus mini Paradep dari kota Pematangsiantar menuju Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara. Dalam aksinya tersebut, Novita Metty Purba mengambil alih bus mini  karena tertantang dengan omongan sang sopir. Sebelum kejadian, sang sopir menantang Metty untuk benar-benar mengemudikan minibus tersebut. Dipikir hanya gertakan sambal, Tanpa pikir panjang Melly menuju kursi kemudi dan langsung mengemudikan minibus itu. Akibatnya, Sang sopir menjadi panik dan mengejar minibus yang telah melaju.

 

Bus Berangkat Pukul 4 Pagi

Kisah seru ini berawal dari Metty yang ingin berangkat ke Kualanamu International Airport dengan menggunakan minibus Paradep. Menurut rencana, minibus tersebut akan diberangkatkan pukul 4.00 pagi. Akan tetapi hingga pukul 5.10 penumpang baru diperbolehkan naik ke bis.

Setelah lama menunggu di dalam bis, Metty dan penumpang lainnya di dalam bus merasa minibus tersebut tidak kunjung berangkat. Tiba-tiba seorang penumpang turun dari minibus dan mendatangi loket dengan marah-marah. Diketahui, penumpang tersebut sedang berduka karena ayahnya meninggal dunia dan ia harus segera sampai di Jakarta.

Pengakuan Metty Purba Yang Membawa Minibus Paradep Dari Tebingtinggi Menuju Bandara Kualanamu

05.20 Baru Berangkat

Tak kunjung diberangkatkan, penumpang yang marah-marah itu mengancam akan menuntut Paradep kalau tiket pesawatnya hangus karena keterlambatan minibus. Sekitar pukul 05.20 WIB akhirnya minibus tersebut berangkat. “Akhirnya 5.20 kami berangkat, dan saya lihat supirnya seperti baru bangun tidur,” ujar Metty. Pukul 06.10, rombongan sampai di Tebingtinggi.

Di Tebing tinggi, Seorang penumpang naik. Akan tetapi penumpang di dalam bus bingung karena seluruh kursi telah terisi penuh. “Si supir nanya ke kami (penumpang), “Mana tiket katanya, ada penumpang gelap ini karena dari Siantar harusnya kursi kosong satu untuk penumpang yang naik di Tebing’,”

“Si gadis yang mau naik tadi juga ribut karena pengin naik juga, dan merasa benar. Saya kalem bilang: ‘dek, naik aja, duduk di koper, yang penting nyampe Kualanamu’,” tulis Metty dalam akun Facebook-nya.

Mendengar perkataan Metty, gadis tersebut malah marah-marah dan menolak saran Metty. Sedangkan penumpang yang mengalami musibah itu sudah menangis dan berkata “Hanguslah tiket kami.”

Seorang bapak turun dari minibus dan bilang ke supir, “berangkatlah kita dek, biarlah adek ini ke loket yang urus ,”katanya. Akan tetapi si supir tetap tidak mau juga, dan si gadis pun malah marah-marah dan ngancam ke supir. “kalau kau tinggalkan aku, awas kau!!” katanya.

 

Waktu Semakin Mepet

Metty pun turun dan berkata ,”ayoklah berangkat, ini penumpang ada yg tiket pesawatnya jam 8, waktunya sudah mepet kali,” ujar Metty. “Naiklah kalian semua, biar kubereskan dulu ini,” ujar sang sopir. Metty menjadi geram lalu berkata ke supirnya “kalau kamu gak mau bawa, saya yang akan bawa mobilnya ya, (krn sy tau mesin mobil dalam keadaan hidup).” “Terserah ibu, bawaklah,” katanya dengan suara keras!!. Merasa ditantang, Metty pun langusng menuju kursi sopir dan… breem, minibus itupun melaju “kubawa mobilnya, EGP kan?,” ujar Metty.

 

Tadinya Menangis Jadi Tertawa Terbahak-bahak

Melihat minibusnya melaju, sang sopir terlihat panik dan mengejar minibus tersebut.
“Dari spion kulihat supirnya ngejar2, hahahah… nakal juga daku ya?,” tulis Melly. Sontak penumpang bertepuk tangan dan tertawa melihat aksi nekat Melly. “Gak takut bu?” kata mereka, “knp takut?” terus nanti mobilnya gimana bu kata mereka, kita parkir aja disana, kuncinya kasi ke loket yg di kualanamu sy bilang. Nanti ibu dituntut kata ibu2 borneng tadi. Kita juga bisa nuntut klu tiket pesawat kita hangus sy bilang. Ibu borneng yg tadinya sdh nangis, jadinya ketawa dia terbahak-bahak.

Tepat pukul 07.25, minibus telah sampai di bandara Kualanamu. Penumpang lainnya langsung check-in namun Melly menuju loket Paradep untuk mengantarkan kunci minibus tersebut. Sembari membalikkan kunci minibus tersebut, Melly juga menceritakan kejadian yang dialaminya. Kehadiran Melly tentu membuat bingung seluruh staff Paradep. “Mereka semua bengong,” ujar Melly.

 

Penumpang Kasih Uang

Lucunya, para penumpang pada kasih uang, ada yg 5rb, 10 rb dan 20rb ke bangku depan mobil. “Uang apa ini?” kata Metty. Mereka pun menjawab “uang tol ibu,” kata mereka. “haaaaahaaa…….luar biasa ya.”

 

Pengakuan Metty Purba Yang Membawa Minibus Paradep Dari Tebingtinggi Menuju Bandara KualanamuPihak Paradep

Aksi nekat yang dilakukan Metty Purba mendapatkan respon dari pemilik pengangkutan umum Paradep Paradep. Pihaknya akan melaporkan Metty ke Polres Siantar.

“Iya, supir kita yang mau melaporkan. Semua jawaban ada sama supir.” Alasan melaporkan, kata Paradep, Metty melakukan tindakan membawa kabur bus. Katanya, aksinya itu juga dapat membahayakan penumpang “Kenapa supir itu ditinggalkan. Yang dia bawa kan nyawa. Kalau kejadian (kecelakaan), gimana?”katanya.

Tentang tidak on timenya supir bus, Paradep mengatakan itu hal wajar. Sebab, keberangkatan tidak pasti dengan jadwal tiket. “Kan gak mungkin dia pesan jam 4, gak mungkin jam 4 berangkat. kita menunggu kawannya. Pesawat aja kita naik, gak mungkin jam 6 terbang,”ujarnya.

“Itu urusan mereka naik pribadi dong (hangus tiket pesawat). Kalau takut hangus tiket pesawat. Kita sudah prediksi 3 jam ke bandara,”tambahnya. Ia juga membantah kalau Metty membawa bus hingga ke Bandara Kualanamu.

Menurut penuturan pihaknya, Metty hanya mengendarai bus mulai Tebingtinggi hingga Kampung Pon atau 5 kilometer. Lalu, supir bernama Riki Manik yang mengejar dari belakang kembali membawa penumpang hingga Bandara Kualanamu.

Pengakuan Metty Purba Yang Membawa Minibus Paradep Dari Tebingtinggi Menuju Bandara Kualanamu

Dilansir dari berbagai media dan facebook @Novita Metty Purba

Tinggalkan Balasan