Tips Hemat Bahan Bakar Saat Liburan dari Chevrolet

Jakarta, MobilKomersial.com – Menurut Bloomberg Economics, harga minyak mentah tahun ini meningkat sebesar 50 persen dibanding tahun lalu. Pemerintah Indonesia pun melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak non subsidi. Meski demikian, kebutuhan mobilitas pengendara mobil di Indonesia terus meningkat, khususnya dengan beberapa libur panjang akhir pekan di bulan Agustus ini. Untuk membuat akhir pekan lebih menyenangkan bersama keluarga dan orang terdekat, Chevrolet Indonesia berbagi tip menghemat bahan bakar, yang direkomendasikan oleh Chevrolet Certified Service:

Lakukan Tune-Up: Mesin di-tune-up secara rutin dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar (fuel economy) sebesar 4 persen. Selain itu, jangan mengabaikan indikator pengecekan mesin (check engine light) apabila indikator tersebut menyala.

Pompa Ban Anda: Ban mobil yang dipompa dengan baik mampu meningkatkan jarak tempuh bahan bakar hingga 3,3 persen. Ban yang memiliki tekanan udara di bawah rata-rata dapat menurunkan efisiensi bahan bakar sebesar 0,3 persen untuk setiap penurunan sebesar satu pon per-inci persegi dari setiap tekanan udara yang terdapat di empat ban tersebut.

Bersihkan Filter: Menurut EPA, mengganti filter yang kotor dapat menghemat bahan bakar hingga 14 persen. Bagi mobil modern, penggantian filter udara yang kotor atau tersumbat mampu meningkatkan akselerasi mesin.

Gunakan Pelumas yang Tepat: Mengingat minyak pelumas mampu mengurangi gesekan yang membuat mesin bekerja lebih keras, penggunaan pelumas yang direkomendasikan oleh pabrik mampu menambah efisiensi bahan bakar sebesar satu hingga dua persen.

Periksa Tutup Tangki: Menutup tangki secara tidak rapat dapat mengurangi efisiensi bahan bakar sebesar satu hingga dua persen.

Hindari OversizingMeskipun pemakaian velg ukuran besar serta ban super-tipis mampu mempercantik tampilan kendaraan, namun hal tersebut dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar. Velg yang lebih besar mampu melemahkan ketahanan ban, mengurangi beban dan mempengaruhi aerodinamis, menghabiskan bahan bakar lebih banyak, serta dapat mempengaruhi kualitas berkendara. Dalam kasus ekstrem, hal tersebut bisa sangat mempengaruhi pengereman dan penanganan.

Rencanakan Perjalanan Anda: Mengantar anak-anak ke sekolah? Berbelanja? Rencanakanlah rute dan waktu perjalanan untuk menghindari kemacetan lalu lintas.

Bereskan Kargo Anda: Kargo membuat kendaraan anda bekerja lebih keras serta mengonsumsi lebih banyak bensin. EPA mengatakan, tambahan 45 kg memboroskan bahan bakar hingga dua persen, bahkan lebih jika menggunakan kendaraan yang lebih kecil. Rak atap yang padat memangkas efisiensi bahan bakar hingga 5 persen. Sekitar seperempat dari setiap liter bahan bakar digunakan untuk mengatasi hambatan angin, sehingga ketika muatan naik di sisi atas kendaraan, efisiensi bahan bakar menjadi berkurang. Bahkan rak atap yang kosong dapat mempengaruhi aerodinamika mobil, jadi lepaskanlah jika tidak digunakan.

Jalankan Mobil Dengan Santai: Menyalakan kendaraan membutuhkan lebih banyak bahan bakar dibandingkan dengan saat kendaraan terus bergerak. Jalankan mobil dengan lancar di persimpangan dan jauh dari lampu lalu lintas. Hindari akselerasi yang keras, kecepatan yang berlebihan dan pengereman mendadak yang dapat menurunkan efisiensi bahan bakar hingga 33 persen di jalan tol dan 5 persen di jalan perkotaan. Anda dapat meningkatkan jarak tempuh anda 10 – 15 persen dengan mengemudi di 90 km/jam dibanding pada kecepatan 104 Km/jam. Menurut Natural Resources Canada, kisaran kecepatan yang paling efisien untuk sebagian besar kendaraan adalah antara 50 km/jam hingga 80 km/jam.

Jangan Mendiamkan Mesin Terlalu Lama: Jika anda terjebak kemacetan saat cuaca di luar tidak terlalu panas, matikan mesin mobil anda. Mesin dalam kondisi idle secara prinsip mengonsumsi bahan bakar tanpa menambah jarak tempuh. Sebuah mobil mendapat 0 kilometer-per-liter (kpl) saat mesin dalam keadaan diam: walaupun dibutuhkan sedikit bahan bakar untuk menyalakan kembali sebuah kendaraan, kondisi idle selama 15 menit dapat membakar hampir satu liter bahan bakar.

Gunakan Air Conditioner Secara Bijak: Air Conditioner (AC) mengurangi efisiensi bahan bakar hingga 10 persen. Jika suhu luar ruangan memungkinkan, pertimbangkan untuk menggunakan kipas berkecepatan tinggi untuk menyirkulasi udara ketimbang menurunkan suhu, selain itu hindari penggunaan AC pada kecepatan di bawah 64 km/jam dengan membuka jendela jika kondisi udara luar memungkinkan. Pada kecepatan di atas 72 km/jam, efek hambatan angin menggunakan lebih banyak bahan bakar dibandingkan AC yang menyala.

Gunakan Gigi yang Lebih Tinggi: Saat mengemudi dengan transmisi manual, gunakanlah gigi tertinggi jika memungkinkan untuk menjaga putaran mesin tetap rendah, karena revolusi yang lebih rendah menggunakan lebih sedikit bahan bakar. Namun jangan gunakan gigi atas berlebihan jika tidak ingin mesin mobil anda mogok. Jika Anda mengemudi dengan transmisi otomatis, lepaskan kaki Anda dari pedal gas agar transmisi “berubah” ke gigi yang lebih tinggi. Semua mobil Chevrolet dengan transmisi otomatis menggunakan transmisi enam kecepatan dengan rasio gigi atas lebih tinggi untuk mengurangi putaran mesin pada kecepatan jelajah, sehingga dapat menghemat bahan bakar.

Gunakan Cruise ControlJika kendaraan anda dilengkapi dengan cruise control, gunakanlah teknologi ini terutama di jalan tol.Cruise control mencegah kecepatan berlebihan dan membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar melalui akselerasi dan deselerasi lembut. Teknologi ini sangat efektif bila digunakan dengan transmisi dalam mode “ekonomis” atau “otomatis”. Jangan gunakan cruise control dalam hujan lebat atau di jalan yang sangat licin.

Turunkan atau Netralkan Gigi Saat Berhenti: Saat mengendarai kendaraan bertransmisi otomatis dalam lalu lintas yang bergerak lambat, anda kemungkinan dapat menabrak mobil di depan karena kendaraan transmisi otomatis cenderung bergelincir ke depan. Turunkan gigi mobil untuk berhenti jika mengendarai transmisi manual.

Tinggalkan Balasan