Ali Adriansyah Rusmiputro Siap Berikan Yang terbaik Di Sirkuit Valencia

“Pada dasarnya, setting dilakukan untuk memaksimalkan performa secara umum,” ucap Ali Adriansyah. “Setting yang sempurna tidak bisa dilakukan untuk semua bagian sirkuit. Ada kalanya kita menyeting sepeda motor agar enak di tikungan, ada kalanya juga agar unggul di trek lurus,” ucap Ali lagi.

Ali Adriansyah Rusmiputro Siap Berikan Yang terbaik Di Sirkuit Valencia

MobilKomersial.com – Setelah menjalani libur balap yang cukup panjang, Ali Adriansyah Rusmiputro kembali ke lintasan pada akhir pekan ini, Sabtu-Minggu (8-9 September) di Spanyol

Rider Pertamina Enduro Racing Team tersebut akan turun pada putaran keempat Kejuaraan RFME CEV Supersport 300 (SSP300) di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol. Kejuaraan nasional Spanyol ini merupakan ajang bagi Ali Adriansyah untuk mempertajam skill-nya dalam menghadapi ajang yang lebih tinggi yaitu World Supersport 300 (WSSP300).

Antara Sirkuit Algarve dengan Ricardo Tormo sedikit banyak memiliki kesamaan terutama dalam hal karakter sirkuit yang twisty dan menuntut kemampuan apik di atas sepeda motor.

Sirkuit Ricardo Tormo, yang lebih dikenal dengan Sirkuit Valencia ini dibangun pada tahun 1999. Dan di tahun yang sama, sirkuit ini langsung menghelat MotoGP.

Lintasan sepanjang 4 kilometer ini memiliki 14 tikungan, 9 ke kiri dan 5 ke kanan. Selain berkelok, sirkuit ini juga memiliki trek lurus sepanjang 876 meter, yang secara keseluruhan sirkuit ini mampu menghadirkan tantangan bagi rider sekaligus aksi menarik bagi penonton.

Dengan karakter sirkuit yang terbilang menarik, secara teknis Ali Adriansyah dan timnya telah mencoba berbagai konfirgurasi settingan sepeda motor. Namun mengingat di kejuaraan ini ada pembatasan perubahan yang boleh dilakukan, maka yang biasanya mereka setting adalah gear ratio atau sproket. Pengaturan rasio tersebut disesuaikan dengan kondisi sirkuit maupun gaya si pebalapnya.

“Pada dasarnya, setting dilakukan untuk memaksimalkan performa secara umum,” ucap Ali Adriansyah. “Setting yang sempurna tidak bisa dilakukan untuk semua bagian sirkuit. Ada kalanya kita menyeting sepeda motor agar enak di tikungan, ada kalanya juga agar unggul di trek lurus,” ucap Ali lagi.

Dalam menghadapi Sirkuit Ricardo Tormo Ali Adriansyah tidak memasang strategi khusus. Ia hanya akan berusaha untuk tampil lebih baik sekaligus menerapkan riding style  yang berbeda dibanding sebelumnya.

“Saya akan berusaha untuk tampil sebaik mungkin,” ujar Ali Adriansyah dengan penuh tekad.

Tinggalkan Balasan