Biar Cocok di Dalam Mobil, Pahami Dulu Apa itu Mirroring, Mirorlink, Miracast dan Airplay

Bagi Anda yang masih bingung dengan perbedaan Mirroring, Mirorlink, Miracast atau bahkan Airplay, ini penjelasannya.

Jakarta, Mobilkomersial.com – Bagi Anda yang masih bingung dengan perbedaan Mirroring, Mirorlink, Miracast atau bahkan Airplay, ini penjelasannya.

APA SIH ITU MIRRORING ?
Mirroring sendiri adalah sebuah fungsi teknologi yang dimana memungkinkan Anda menampilkan atau memindahkan apa yang terlihat pada layar smartphone Anda atau perangkat lain yang kompatibel ke produk yang berteknologi saat ini seperti Smart TV, Laptop maupun Headunit yang terdapat di dalam mobil. Dengan demikian, Anda dapat menggunakan fungsi mirroring ini untuk menampilkan konten, memutar file media, atau fungsi lain yang ada pada perangkat Anda ke Headunit maupun Smart TV dan Laptop.

APA BEDANYA MIRRORING DENGAN MIRRORLINK?
Meskipun Mirroring sudah menjadi fitur yang umum di Indonesia, tetapi masih banyak yang mengira fungsi Mirroring itu sama dengan penggunaan kata “MirrorLink”.

Tahukah anda bahwa kata “MirrorLink” itu sebenarnya bukan untuk menunjukan fungsi menampilkan atau memindahkan apa yang terlihat di layar Smartphone ke Teknologi canggih saat ini, melainkan MirrorLink adalah sebuah fitur yang dikembangkan oleh pengembang bernama Car Connectivity Consortium. Fitur MirrorLink ini berfungsi sebagai pengintegrasi antara aplikasi Smartphone dan Headunit dalam mobil.

Aplikasi yang diintegrasikan pun terbatas hanya aplikasi yang memang cocok kegunaannya dalam kendaraan, seperti Navigasi, Musik, Internet Radio, SMS, dll. Untuk aplikasi lain yang dapat menyita perhatian pengemudi tidak akan tampil di layar headunit. Bahkan untuk membaca pesan singkat, isi pesan akan dibacakan, dan untuk membalas pesan harus menggunakan Voice Command.

Ini semua dirancang untuk keamanan pengemudi. MirrorLink sendiri beberapa tahun belakangan ini sudah tidak terlalu banyak digunakan karena kalah pamor dari fitur Apple Carplay dan fitur Android Auto.

Kembali lagi terkait dengan sering terjadi kekeliruan terhadap penggunaan kata Mirrorlink dan Mirroring, hal ini menjadi wajar mengingat masyarakat belum mengetahui perbedaan ini. Karena pada Mirrorlink terdapat kata “Link” yang juga memiliki arti fungsi untuk menghubungkan atau mengkoneksikan antar benda, sehingga sering salah dianggap menjadi sebuah sebutan fungsi. Jadi penyebutan yang lebih tepat dari fungsi ini adalah “Mirroring”.

Semakin maju teknologi, maka semakin banyak perangkat canggih yang muncul termaksud juga peragkat untuk otomotif. Fitur Mirroring misalnya, yang kini melengkapi kendaraan-kendaraan mewah. Fitur ini memungkinkan tampilan layar yang sama dengan perangkat Smartphone yang digunakan.

Acast

Tapi bagaimana dengan mobil yang belum memiliki fitur dan fungsi Mirroring ini? Pengendara bisa menggunakan ACAST Smartphone mirroring Box milik Asuka Car TV yang dapat menghadirkan On-Line Entertaintment di dalam mobil.

Acast memungkinkan pengendara yang sudah memiliki headunit layar dan belum memiliki fungsi Mirroring, tetap bisa menikmati fungsi tersebut. Acast hanya perlu disambungkan ke sambungan HDMI atau AV Input HDMI, maka Smartphone Mirroring langsung tersambung secara Wireless atau Nirkabel, baik Smartphone berbasis iOS ataupun Android.

“A-Cast Smartphone Mirroring Box ini menjawab kebutuhan orang untuk tidak memegang handphone saat berkendara. Namun, disaat yang bersamaan mereka butuh untuk melihat layar handphone. Contoh Google Maps, kalau kita tidak ada phone holder, kita harus memegang handphone untuk melihatnya. Dengan A-Cast kita hanya perlu melihat head unit sementara berkendara. Kelebihan Acast lainnya adalah koneksinya juga sangat Stabil dan koneksi Mirroring Acast ini sudah tidak menggunakan kabel melainkan menggunakan wifi,” jelas Albert Lim selaku Marketing Manager Asuka Car TV.

Acast Smartphone Mirroring Box memang memiliki segudang kelebihan dan keunikan dibanding perangkat Mirroring lainnya yang ada di pasaran.

Pertama, Smartphone Connectivity yang ditawarkan Acast sudah Wireless. Lalu, Acast juga sudah di-design khusus untuk penggunaan di otomotif, karena di mobil memiliki kondisi dan medan yang ekstrim, suhu lebih panas dan kelistrikan tidak stabil, serta selalu dalam keadaan bergerak. Maka dari itu Acast lebih tahan lama dan sambungannya lebih stabil.

Selain dari itu, Acast memiliki HDMI & RCA Output, sehingga memungkinkan Acast untuk disambung ke hampir semua perangkat display.

Dan salah satu yang paling canggih, adalah kemampuan Acast untuk selalu update secara Over The Air (OTA). Jadi apabila Smartphone kita melakukan update software, Acast akan terus mengikuti perkembangan tersebut dan ikut memperbarui software sehingga tetap compatible.

Tinggalkan Balasan