Bisnis Truk Daimler Makin Berkibar di India

Mumbai, MobilKomersial.com – Bisnis kendaraan niaga Daimler di India kini semakin moncer. Pangsa pasar brand ini di pasar lokal India semakin meningkat. Melalui anak usahanya yang didirikan di India, Daimler India Commercial Vehicle (DICV), Daimler memutuskan meningkatkan lagi kapasitas produksi truk dan busnya di India.

Erich Nesselhauf, MD & CEO, DICV mengatakan, kapasitas produksi truk dan bus Daimler di India akan mencapai puncaknya dalam tiga tahun ke depan. “Saat ini kami memiliki kapasitas produksi 72.000 truk per tahun di pabrik kami di Oragadam,” ungkap Erich Nesselhauf.

“Kami akan meraih break even pada akhir 2018. Kami berharap bisa menutup tahun ini dengan pertumbuhan double digit. Tahun depan, di 2019, kami akan meraih pertumbuhan kuat dengan meningkatnya permintaan truk di India seiring dengan diberlakukannya ketentuan standar emisi baru gas buang BS-VI,” imbuh Erich seperti dikutip situs The Hindu.

Baca juga : MAN Truck & Bus Usung Tema ‘Simplifying Business’ di Ajang IAA Commercial Vehicles 2018

Regulasi baru mengenai standar emisi gas buang BS-VI menurut Erich merupakan tantangan bagi Daimler lantaran mendorong produsen kendaraan memodernisasi dan meningkatkan teknologi perakitan otomotifnya. “Saat ini, 70 persen produksi kami ditujukan untuk pasar India. Kami telah berhasil meletakkan pondasi kuat untuk pasar India dan juga pasar global,” ungkap Erich Nesselhauf.

Asal tahu saja, 30 persen produksi truk Daimler diekspor ke berbagai negara di Asia dan juga Afrika, termasuk Indonesia. Di Indonesia, truk Daimler dipasarkan oleh jaringan Daimler dan juga Fuso. Sebagian model truk Daimler yang sebelumnya diimpor dari pabrik India, kini dirakit secara lokal di Wanaherang, Bogor, secara completely knocked down (CKD).

Penulis: Arieffandi

Tinggalkan Balasan